Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Penetrasi Asuransi Baru 2,8 Persen, Perlindungan Anak Masih Minim

SENIN, 27 JULI 2026 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk menyoroti masih lebarnya kesenjangan perlindungan finansial keluarga di Indonesia. 

Di tengah besarnya perhatian orang tua terhadap masa depan anak, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan penetrasi asuransi nasional pada 2024 baru sekitar 2,8 persen.

Rendahnya tingkat kepemilikan asuransi tersebut menunjukkan masih banyak keluarga yang belum memiliki perlindungan finansial memadai untuk menghadapi risiko kehilangan pencari nafkah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan kerentanan ekonomi keluarga, termasuk terhadap keberlangsungan pendidikan dan masa depan anak.


Survei yang diinisiasi Prudential juga memperlihatkan bahwa lebih dari 40 persen masyarakat Indonesia menempatkan keluarga sebagai prioritas utama dalam hidup dan ingin memastikan orang-orang tercinta tetap tercukupi apabila mereka meninggal dunia. Namun, di sisi lain, lebih dari 80 juta keluarga di Indonesia disebut masih hidup tanpa perlindungan finansial yang memadai.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama mengatakan, Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap anak tidak hanya diwujudkan melalui kasih sayang dan pendidikan, tetapi juga kesiapan keluarga menghadapi berbagai risiko kehidupan.

"Anak selalu menjadi nomor satu di hati setiap orang tua. Di Hari Anak Nasional ini, kami ingin mengingatkan bahwa melindungi masa depan anak merupakan bentuk cinta yang perlu dipersiapkan sejak hari ini," ujar Vivin.

Menurutnya, tantangan tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik melalui peningkatan literasi keuangan maupun perluasan akses masyarakat terhadap perlindungan finansial.

Di tengah masih rendahnya penetrasi asuransi, tingkat kepercayaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting bagi pertumbuhan industri, termasuk asuransi jiwa syariah. 

Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur loyalitas dan kepuasan nasabah adalah relationship Net Promoter Score (rNPS), yakni ukuran yang menunjukkan seberapa besar kemungkinan nasabah merekomendasikan layanan yang mereka gunakan kepada orang lain.

Prudential Syariah mencatat relationship Net Promoter Score (rNPS) tertinggi di industri asuransi jiwa syariah serta menempati peringkat pertama dalam preferensi merek pada 24 atribut yang diukur. Bagi perusahaan, capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan nasabah, sekaligus menunjukkan bahwa rekomendasi dari orang-orang terdekat masih berperan besar dalam mendorong semakin banyak keluarga memiliki perlindungan finansial.

Momentum Hari Anak Nasional juga dimanfaatkan Prudential Syariah untuk menggelar sejumlah kegiatan edukasi publik mengenai pentingnya perlindungan finansial keluarga, termasuk melalui aktivitas di ruang publik dan penyelenggaraan acara keluarga di Jakarta.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi, peningkatan literasi keuangan dan akses terhadap perlindungan finansial dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Bagi banyak orang tua, mempersiapkan masa depan anak tidak hanya berarti menyediakan pendidikan dan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memastikan keluarga tetap memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko yang tidak terduga.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Ditunggu Sayembara Mencari Silfester Matutina

Senin, 07 September 2026 | 02:30

TK-SD-SMP di Kota Bogor Berlakukan PJJ

Senin, 07 September 2026 | 02:03

Ujian KPK terkait Paulus Tannos: Jangan cuma Nangkap, tapi Kembalikan Aset

Senin, 07 September 2026 | 01:40

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Gegara Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 01:15

Dedi Mulyadi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 01:01

Dalam Tiga Hari, Hampir 2.000 Orang Keracunan MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:44

Fahira Idris Sodorkan Enam Rekomendasi untuk MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:16

Pemadam Semprot Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 00:03

GMNI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie, Ini Sebabnya

Minggu, 06 September 2026 | 23:52

Likuiditas Bank Masih Terjaga

Minggu, 06 September 2026 | 23:40

Selengkapnya