Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menutup Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu 26 Juli 2026 (Foto: Kemenag)

Nusantara

Tutup KUII VIII, Menag Serukan Dukungan untuk Program Hilirisasi hingga Sekolah Gratis

SENIN, 27 JULI 2026 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dukungan terhadap program-program strategis pemerintah menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menutup Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu 26 Juli 2026. 

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan seluruh elemen umat Islam diperlukan agar berbagai kebijakan nasional benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Nasaruddin menegaskan bahwa program prioritas Presiden Prabowo Subianto pada dasarnya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, yang mayoritas merupakan umat Islam.


"Kita perlu bersinergi dan mendukung komitmen Presiden Prabowo untuk memberikan keberpihakan penuh terhadap implementasi Pasal 33 UUD 1945. Jika kebijakan ini dijalankan, yang akan menjadi penikmat utamanya adalah umat Islam," kata Nasaruddin.

Ia menyebut sejumlah kebijakan yang perlu mendapat dukungan bersama, mulai dari program hilirisasi industri, penyediaan sekolah gratis, perluasan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bagi masyarakat kurang mampu, pembangunan ribuan rumah dan perkampungan nelayan, hingga redistribusi lahan terlantar agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

"Siapa yang paling banyak menikmati hilirisasi? Siapa yang akan menjadi penikmat sekolah rakyat yang serba gratis dan beasiswa bagi anak-anak yang tidak punya kemampuan? Tentu umat kita. Karena itu, saya mengimbau mari kita berikan dukungan penuh terhadap kebijakan-kebijakan seperti ini," ujarnya.

Selain mendorong penguatan kesejahteraan, Menag menilai perhatian pemerintah terhadap pembinaan moral bangsa juga sejalan dengan aspirasi para ulama. 

Menurutnya, hal itu tercermin dalam Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang kebijakan umum pertahanan negara yang turut mengantisipasi berbagai ancaman nonmiliter, seperti penyebaran ateisme, lunturnya nasionalisme, praktik judi daring, serta penyebaran budaya dan perilaku penyimpangan LGBT.

Menutup sambutannya, Menag meminta seluruh rekomendasi hasil KUII VIII segera disampaikan kepada Kementerian Agama. 

Ia memastikan berbagai gagasan yang dihasilkan para ulama akan dipelajari dan diupayakan menjadi bagian dari program kerja pemerintah dalam mendukung cita-cita Indonesia sebagai pusat peradaban Islam dunia. 

Penutupan KUII VIII yang dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-51 MUI itu dihadiri Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, jajaran pengurus MUI Pusat, serta pimpinan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya