Berita

Pencanangan revitalisasi dan penetapan cagar budaya Kawasan Tugu Koperasi serta Gedung Kongres Koperasi 1947 di Tasikmalaya. (Foto: Kemenkop)

Politik

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

MINGGU, 26 JULI 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Dewan Koperasi Nasional (Dekopin), dan Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, resmi melakukan pencanangan revitalisasi dan penetapan cagar budaya Kawasan Tugu Koperasi serta Gedung Kongres Koperasi 1947 di Tasikmalaya, Minggu, 26 Juli 2026.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan bahwa pencanangan revitalisasi ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79. Ia berharap melalui revitalisasi dan penetapan cagar budaya Kawasan Tugu Koperasi dan Gedung Kongres Koperasi 1947 dapat menjadi pusat budaya, pusat ekonomi, sekaligus pusat berbagai kegiatan baru bagi masyarakat.

"Kita berharap, Kawasan Tugu Koperasi dapat menjadi ikon baru di Kota Tasikmalaya, sekaligus menjadi landmark serta ruang publik bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda, Gen Z, dan milenial," kata Ferry Juliantono dalam sambutannya.


Acara ini turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat Yuke Mauliani Septina, Wakil Wali Kota Banjar Supriana, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kota Tasikmalaya Laura Rulida Eka Sari, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, Ketua Harian Dekopin Priskhianto, serta Ketua Pusat Koperasi Kota/Kabupaten Tasikmalaya (PKKT) Agus Rudianto.

Ferry menambahkan, revitalisasi kawasan bersejarah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya mengkonsolidasikan seluruh gerakan koperasi agar semakin relevan dengan tantangan zaman. 

Ia menegaskan bahwa revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi bukan hanya soal bangunan, tetapi simbol kebangkitan perjuangan gerakan koperasi yang lahir dari semangat gotong royong beberapa koperasi peserta Kongres Koperasi Pertama tahun 1947.

"Kami dari Kemenkop bersama Kemenbud dan seluruh pihak, termasuk Pemerintah Kota Tasikmalaya serta Provinsi Jawa Barat, akan menjadikan tempat ini bukan hanya situs bersejarah, tetapi juga titik awal gerakan koperasi dan kebangkitan ekonomi rakyat, sejalan dengan cita-cita besar Presiden agar koperasi menjadi badan usaha yang memberikan andil bagi perekonomian nasional," katanya.

Ia menegaskan Kemenkop, Kemenbud, Dekopin, serta berbagai pihak terutama swasta melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) akan terlibat langsung dalam penggalangan dana guna mendukung program revitalisasi dan penetapan Kawasan Tugu Koperasi di Tasikmalaya sebagai cagar budaya. Ia optimistis dukungan berbagai pihak akan mampu memenuhi kebutuhan dana untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut.

"Kami dari Kemenkop dan Gerakan Koperasi bersama Dekopin akan menggalang dana dari seluruh koperasi untuk membantu pembangunan fisik dan mengoptimalkan bangunan ini agar kembali menjadi pusat pembangunan ekonomi rakyat," ujarnya.

Melalui revitalisasi kawasan ini, Menkop berharap ke depan dapat menjadi ruang edukasi dan ruang publik yang hidup bagi masyarakat, khususnya Tasikmalaya. Ia menambahkan, keberhasilan revitalisasi tidak cukup diukur dari berdirinya infrastruktur baru, melainkan dari aktivitas masyarakat yang terus berlangsung di dalamnya.

Menkop mengapresiasi Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Tasikmalaya, serta Dekopin atas komitmen mereka dalam kelancaran program revitalisasi dan penetapan Kawasan Tugu Koperasi sebagai Cagar Budaya Nasional. Saat ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya telah menetapkan kawasan tersebut sebagai cagar budaya, sementara penetapan secara nasional menunggu keputusan Kementerian Kebudayaan.

"Saat ini sudah diputuskan Pemkot Tasikmalaya dan disetujui Pemprov Jawa Barat, dan oleh Menteri Kebudayaan secara nasional akan ditetapkan sebagai cagar budaya," ucapnya.

Pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto, saat peringatan Harkopnas ke-79, kembali menegaskan komitmen menjadikan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi rakyat, salah satunya melalui program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai prioritas nasional.

"Presiden berkeinginan melakukan transformasi ekonomi bangsa dengan meletakkan kembali dasar-dasar ekonomi sesuai konstitusi, sehingga tidak melenceng ke arah sistem yang terlalu liberal dan kapitalistik, yaitu melalui koperasi," kata Menkop.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenkop bersama Dekopin serta berbagai pihak dalam upaya revitalisasi dan penetapan Kawasan Tugu Koperasi sebagai cagar budaya. Menurutnya, dengan revitalisasi dan penetapan cagar budaya, Kawasan Tugu Koperasi di Tasikmalaya akan menjadi sejarah baru bagi kebangkitan koperasi di era modern.

“Ini adalah titik nol bagi gerakan koperasi di masa kemerdekaan. Kita harap dengan pencanangan ini kita bisa melakukan revitalisasi dari sisi fisik, dan yang lebih penting menjadikan tempat ini sebagai living heritage atau situs budaya yang hidup, karena dari sinilah semangat koperasi tumbuh dan berkembang," kata Fadli Zon.

Ia juga mengapresiasi keberadaan dua koperasi peserta Kongres Pertama yang masih bertahan dan aktif hingga hari ini. Hal ini menandakan bahwa koperasi masih sangat relevan untuk terus dikembangkan dan digaungkan sebagai simpul kebangkitan ekonomi rakyat sebagaimana komitmen Presiden Prabowo Subianto.

"Pada tahun ini Kawasan Tugu Koperasi akan kami tetapkan sebagai situs cagar budaya nasional," ulasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya