Berita

Representative Image (Foto: Bakom RI)

Kesehatan

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

MINGGU, 26 JULI 2026 | 12:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah terus memperkuat upaya pengendalian HIV melalui perluasan akses skrining dan deteksi dini di berbagai fasilitas kesehatan. 

Langkah ini menjadi strategi penting untuk menemukan kasus lebih awal, mempercepat pengobatan, sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Andi Saguni, MA, menegaskan pemeriksaan HIV bukan sesuatu yang perlu ditakuti. 


Menurutnya, mengetahui status kesehatan sejak awal menjadi langkah perlindungan bagi diri sendiri maupun orang-orang terdekat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melakukan tes HIV apabila memiliki faktor risiko atau direkomendasikan oleh tenaga kesehatan. Mengetahui status HIV sejak dini merupakan langkah penting untuk melindungi diri sendiri, pasangan, dan keluarga. HIV dapat dikendalikan dengan pengobatan yang diminum secara teratur, sehingga orang dengan HIV dapat hidup sehat, produktif, dan tetap berkontribusi bagi masyarakat," kata Andi dalam keterangannya, dikutip Minggu, 26 Juli 2026.

Andi menjelaskan, HIV saat ini telah menjadi penyakit kronis yang dapat dikendalikan melalui terapi antiretroviral (ARV). 

Keberhasilan penanggulangan HIV tidak hanya diukur dari penurunan kasus baru, tetapi juga dari meningkatnya jumlah masyarakat yang melakukan tes, segera memulai pengobatan, serta konsisten menjalani terapi.

Kemenkes juga menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap orang dengan HIV (ODHIV). Edukasi yang tepat diperlukan agar masyarakat memahami bahwa ODHIV tetap dapat menjalani kehidupan normal dan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Perluasan skrining HIV kini mencakup rumah sakit, puskesmas, klinik, hingga layanan berbasis komunitas. Kemenkes menyebut peningkatan temuan kasus melalui pemeriksaan tidak selalu berarti penularan meningkat, melainkan menunjukkan program deteksi dini berjalan semakin efektif. 

Di Kabupaten Sidoarjo, misalnya, tercatat 1.183 kasus HIV secara kumulatif pada kelompok usia 0?"24 tahun sejak 2001 hingga Juni 2026, yang menjadi dasar penguatan pencegahan dan penanganan, termasuk edukasi kesehatan reproduksi serta pencegahan penularan dari ibu ke anak.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya