Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: Dok PKB)

Politik

Cak Imin Ajak Semua Parpol Sukseskan Prabowonomics

MINGGU, 26 JULI 2026 | 12:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, kembali menegaskan makna dan arah Prabowonomics sebagai konsep ekonomi konstitusi yang harus diwujudkan melalui reformasi regulasi dan kebijakan anggaran yang berpihak kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan sosok yang akrab disapa Cak imin itu kepada awak media usai melepas 7.500 peserta PKB Run 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026.

Menurutnya, terdapat tiga agenda utama yang harus segera ditindaklanjuti untuk mewujudkan ekonomi konstitusi. Agenda pertama adalah melakukan peninjauan dan revisi terhadap 108 undang-undang yang dinilai belum sejalan dengan semangat pembangunan berbasis ekonomi konstitusi.


"Prabowonomics atau ekonomi konstitusi itu ada tiga hal yang harus segera ditindaklanjuti. Yang pertama, me-review dan mengubah 108 undang-undang. Saya akan terus merayu semua pihak, mengajak semua partai, mari kita sukseskan ekonomi konstitusi atau Prabowonomics ini dengan mengubah 108 undang-undang," ujarnya.

Ia menyebut sejumlah regulasi yang perlu ditinjau kembali antara lain Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law), Undang-Undang Mineral dan Batubara (Minerba), Undang-Undang Lingkungan Hidup, serta berbagai produk hukum lain yang dinilai bertentangan dengan semangat pembangunan berbasis ekonomi konstitusi.

Agenda kedua, adalah memperkuat politik anggaran yang tepat sasaran sebagaimana telah mulai dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, APBN harus lebih diarahkan pada program-program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Ia mencontohkan pembangunan jembatan bagi anak-anak sekolah di daerah terpencil agar tidak lagi harus mempertaruhkan keselamatan saat berangkat ke sekolah, percepatan rehabilitasi fasilitas pendidikan, hingga penguatan kewirausahaan masyarakat sebagai prioritas penggunaan anggaran negara.

"Pokoknya kebijakan APBN Pak Prabowo harus diperbesar untuk yang bisa dinikmati langsung oleh rakyat. Itulah yang disebut ekonomi konstitusi," tegasnya.

Muhaimin menilai, melalui pembenahan regulasi dan penguatan belanja negara yang lebih berpihak kepada kepentingan rakyat, konsep Prabowonomics dapat menjadi landasan pembangunan nasional yang selaras dengan amanat konstitusi dan mampu menghadirkan keadilan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya