Berita

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz Faisal Malik Hendropriyono saat menghadiri Gerak Hijau 2026, rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) yang mengusung tema "Gerak Bersama, Hijaukan Indonesia" di Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Wamen LH:

Gerak Hijau 2026 Jadi Wujud Nyata Kolaborasi Hijaukan Indonesia

MINGGU, 26 JULI 2026 | 11:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz Faisal Malik Hendropriyono, yang menilai upaya tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau dunia usaha.

Menurut dia, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan sekaligus mewariskan bumi yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Gerak Hijau 2026, rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) yang mengusung tema "Gerak Bersama, Hijaukan Indonesia" di Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026.


"Selama ini kita sering mendengar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab pemerintah. Ada juga yang mengatakan itu tanggung jawab perusahaan. Padahal jawabannya sederhana. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua," kata Diaz.

Ia menekankan upaya menjaga lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah berperan melalui kebijakan, dunia usaha dengan menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab, dan masyarakat melalui kebiasaan menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kalau tiga-tiganya berjalan bersama, saya yakin Indonesia akan jauh lebih hijau," katanya.

Oleh sebab itu, ia pun mengapresiasi ANTAM yang telah menunjukkan bahwa kegiatan pertambangan dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan. Adapun, setiap pemanfaatan sumber daya alam harus diimbangi dengan upaya memberikan manfaat kembali kepada lingkungan.

"Saya tadi mendengar bagaimana ANTAM berhasil melampaui target reklamasi, menurunkan emisi karbon jauh di atas target perusahaan, serta terus meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam operasionalnya. Hari ini pun ANTAM tidak hanya mengajak kita berjalan bersama, tetapi juga membagikan ribuan bibit pohon kepada masyarakat. Mudah-mudahan bibitnya tidak berhenti di bagasi mobil ya," tutupnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto mengatakan bahwa pihaknya terus mempercepat upaya dekarbonisasi melalui berbagai program efisiensi energi dan peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan. Hal ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menekan emisi gas rumah kaca.

Sebagai contoh, sepanjang 2025, ANTAM berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 9,43%, jauh melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini diperoleh melalui berbagai inisiatif, mulai dari optimalisasi penggunaan energi hingga pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan.

"Tahun ini, hingga pertengahan tahun, penurunan emisi juga telah melampaui target tahunan. Kami pun terus meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui solar PV dan biosolar di berbagai wilayah operasi," katanya.

Untuk diketahui, Gerak Hijau sendiri dirancang sebagai ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya keberlanjutan. Berbagai kegiatan seperti Fun Walk, Clean Parade, Workshop Pengelolaan Limbah, Festival UMKM, serta kampanye penggunaan reusable cup, pemilahan sampah, hingga edukasi pengelolaan limbah menjadi bagian dari rangkaian acara.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya