Berita

Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus, dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah, Sumule Tumbo Kementerian Dalam Negeri berfoto bersama di rumah produksi pembuatan Mie Lethek di Kalurahan Trimurti, Bantul, Yogyakarta. (Foto: Humas Kemendagri)

Nusantara

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

MINGGU, 26 JULI 2026 | 00:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemanfaatan dana keistimewaan Yogyakarta dinilai berhasil memberdayakan masyarakat.

Penilaian itu dicetuskan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), saat melihat upaya pemanfaatan dana keistimewaan telah mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, dan pengentasan kemiskinan, serta mengatasi pengangguran terbuka di masyarakat.

“Kami memantau langsung lokasi dan penerima manfaat bantuan dana keistimewaan DIY. Sejauh ini terlihat hasilnya luar biasa karena membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus, dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah, Sumule Tumbo di Jakarta pada Sabtu, 25 Juli 2026.


Adapun, penilaian Kemendagri ini, didasarkan atas hasil monitoring dan evaluasi (monev) Kemendagri yang dilaksanakan pada 7-10 Juli 2026 di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Monev itu sendiri dilaksanakan di Karang Kopek Trimurti yang berkembang sebagai kawasan peternakan berbasis pemberdayaan masyarakat. 

Selanjutnya, monev diarahkan ke sentra produksi mie lethek yang kini hadir dalam bentuk mie instan guna menjangkau pasar yang lebih luas, dan di tempat wisata Kano Baros sebagai contoh pengembangan wisata berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

Tidak sampai disitu, Kemendagri juga melihat langsung kemandirian ekonomi dan pangan di wilayah Sumberharjo dan Taman Martani, dan bangkitnya wisata di Sambirejo, serta dialog bersama warga di Balai Budaya Taman Martani.

"Dana Keistimewaan DIY adalah bagian dari transfer ke daerah yang dialokasikan untuk mendukung urusan keistimewaan DIY sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012," jelas Sumule.

“Kita berharap ke depan diberikan bantuan pemberdayaan masyarakat secara kontinyu dan tepat sasaran agar makin banyak masyarakat yang terlayani sehingga mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat di DIY,” pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Trimurti Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Agus Purwaka menjelaskan pihaknya menerima bantuan dana keistimewaan Rp1 miliar yang dimanfaatkan untuk pengembangan produksi mie lethek.

“Semula mie lethek ini diproduksi dan dipasarkan secara tradisional,  kemudian dilakukan peningkatan kualitas produksi dan packaging sehingga pemasarannya lebih premium, lebih higienis sehingga bisa masuk ke hotel, bandara, perkantoran dan sebagainya," kata Agus.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya