Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Gugatan Antimonopoli Hambat Merger Paramount-WBD, Penyelesaian Molor hingga 2027

SABTU, 25 JULI 2026 | 13:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana akuisisi Warner Bros Discovery (WBD) oleh Paramount Skydance resmi ditunda hingga paling lambat 1 Juni 2027. Penundaan terjadi karena proses merger masih menghadapi gugatan antimonopoli yang diajukan koalisi jaksa agung dari sejumlah negara bagian di Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya, Paramount menargetkan transaksi senilai 110 miliar Dolar AS itu rampung pada akhir September 2026. Namun, berdasarkan kesepakatan terbaru, penyelesaian akuisisi baru dapat dilakukan setelah pengadilan memutus gugatan antimonopoli atau paling lambat 1 Juni 2027, mana yang lebih dahulu tercapai.

Gugatan dipimpin oleh Jaksa Agung California, Rob Bonta, yang menilai penggabungan dua raksasa media tersebut berpotensi mengurangi persaingan usaha, memicu pemutusan hubungan kerja (PHK), serta menciptakan kekuatan pasar yang terlalu besar. Awal pekan ini, hakim juga mengeluarkan perintah penahanan sementara yang semakin memperlambat proses transaksi.


Meski demikian, Paramount menyambut penundaan tersebut sebagai langkah yang memberi kepastian hukum.

"Hasilnya persis seperti yang kami inginkan sejak awal: jalur langsung menuju persidangan berdasarkan bukti. Ini adalah cara tercepat dan paling jelas untuk membuktikan bahwa transaksi ini baik untuk persaingan, baik untuk konsumen, dan baik untuk para kreator," ujar Paramount dalam pernyataannya, dikutip dari CNBC International, Sabtu 25 Juli 2026. 

Perusahaan juga menegaskan definisi pasar yang digunakan para penggugat tidak lagi mencerminkan kondisi industri media saat ini dan optimistis dapat memenangkan perkara di pengadilan.

Di sisi lain, penundaan tersebut membuat biaya transaksi membengkak. Berdasarkan perjanjian, mulai 30 September 2026 Paramount harus membayar biaya tambahan kepada pemegang saham Warner Bros. Discovery sebesar 0,25 Dolar AS per saham setiap kuartal hingga transaksi selesai. Nilainya diperkirakan mencapai sekitar 650 juta Dolar AS per kuartal, sehingga jika penutupan baru terjadi pada Juni 2027, total biaya tambahan bisa mencapai sekitar 1,7 miliar Dolar AS. Apabila merger akhirnya batal, Paramount wajib membayar biaya pembatalan sebesar 7 miliar Dolar AS kepada WBD.

Merger Paramount dan Warner Bros. Discovery diumumkan pada Februari 2026 setelah Paramount mengungguli tawaran Netflix. Jika terealisasi, kesepakatan tersebut akan menyatukan dua studio film Hollywood besar, dua layanan streaming, serta sejumlah jaringan televisi di bawah satu perusahaan.

Meski telah memperoleh persetujuan dari Departemen Kehakiman AS pada Juni dan regulator antimonopoli Uni Eropa pekan ini, gugatan dari para jaksa agung negara bagian masih menjadi hambatan utama.

"Ketika terlalu sedikit perusahaan memiliki terlalu banyak kekuasaan di pasar yang penting bagi kehidupan masyarakat Amerika, segala sesuatu menjadi lebih mahal dan kondisinya semakin buruk. Kami akan terus memperjuangkan agar merger ilegal ini tidak pernah terwujud," kata Rob Bonta.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya