Berita

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi Destry Anna Sari, pada pelatihan manajer KDKMP di Satdik 2 Kodiklatal Makassar, Jumat, 24 Juli 2026. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Manajer Berperan Penting dalam Keberhasilan Kopdes

JUMAT, 24 JULI 2026 | 18:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya ditentukan oleh modal, melainkan juga oleh kemampuan manajernya dalam melihat potensi dan mengambil keputusan yang tepat.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi Destry Anna Sari, pada pelatihan manajer KDKMP di Satdik 2 Kodiklatal Makassar, Jumat, 24 Juli 2026.

Pelatihan tersebut diikuti 189 manajer yang merupakan salah satu pelatihan dari 451 kelas pelatihan yang dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan materi kurikulum yang sama. 


Destry menegaskan kemampuan manajer dalam melihat potensi, menyusun strategi, dan mengambil keputusan tepat sangat penting dengan landasan jaringan (networking) dan kemampuan analisis lapangan. Jaringan akan sangat berharga, manajer harus mampu mengenali apa yang dibutuhkan oleh koperasi 

"Networking ini mahal, karena Anda akan jadi single fighter di KDKMP di mana Anda  ditempatkan. Kenali koperasi  itu membutuhkan apa," kata Destry.

Destry meminta setiap manajer memahami betul kebutuhan masyarakat setempat sebagai dasar dalam menjalankan program. Ia mendorong para peserta untuk aktif berkomunikasi dengan kepala desa dan masyarakat guna mengenali kondisi wilayah secara langsung.

Ia juga menegaskan bahwa koperasi pada dasarnya adalah sebuah perusahaan berbasis komunitas (community base). Ketika perusahaan-perusahaan besar mulai mengadopsi pendekatan berbasis komunitas, itu menjadi tanda bahwa koperasi sudah berada di jalur yang tepat. 

Karena itu, manajer koperasi dituntut tidak hanya memahami model bisnis, tetapi menggerakkan model bisnis itu benar-benar berjalan di lapangan. 

Destry juga menekankan peserta adalah investasi jangka panjang yang bernilai positif dan mengingatkan agar mereka tidak kehilangan arah dalam menjalankan tugas. Jika manajer koperasi tidak menjalankan perannya dengan baik, masyarakat desa tidak akan mendapatkan manfaat apa pun.

Pendiri The Local Enablers Dwi Purnomo, yang menjadi fasilitator pelatihan, mengatakan pelatihan ini menekankan materi yang kontekstual sehingga para manajer dapat membangun model bisnis KDKMP yang mendatangkan manfaat bagi desanya.

Dwi mengemukakan pentingnya prinsip leadership bagi setiap manajer untuk membangun ekosistem, serta berinisiatif menjalin jaringan, baik dengan sesama manajer, masyarakat desa, maupun pihak lain di luar desa.

Ia juga mendorong para manajer untuk menjaga keberlanjutan usaha koperasi dengan menghasilkan produk yang dicari oleh masyarakat, dengan harga yang terjangkau dan mudah diakses.

"Manajer harus berpikir memberikan solusi bagi masyarakat, tidak hanya berpikir menghasilkan produk. Produk itu sebagus apa pun, kalau tidak memberikan solusi, tidak akan menjadi value," kata Dwi.

Menurutnya, kehadiran KDKMP di seluruh Indonesia membawa harapan bagi masyarakat. Karena itu, KDKMP harus mampu mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya