Berita

Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang ambruk. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

JUMAT, 24 JULI 2026 | 11:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

DPRD DKI Jakarta mendorong percepatan pembangunan kembali gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang ambruk sejak akhir 2024. 

Pengawalan anggaran hingga koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai menjadi kunci agar para siswa dapat kembali belajar di ruang kelas yang layak.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Chicha Koeswoyo, mengatakan persoalan gedung sekolah yang ambruk tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, seluruh pihak harus berkolaborasi untuk memastikan pembangunan segera terealisasi sebelum tahun ajaran berikutnya.


"Ini jadi PR bersama. Kita harus mencari solusi bersama untuk menyelesaikan tahun ajaran berikut agar siswa bisa mengikuti pendidikan yang lebih baik lagi," kata Chicha, Jumat, 24 Juli 2026.

Di sisi lain, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan, Santoso, menjelaskan bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 ambruk pada 27 November 2024 saat wilayah Jakarta diguyur hujan deras. Beruntung, peristiwa itu tidak menimbulkan korban karena bertepatan dengan hari libur Pilkada.

"Ambruknya ruangan kelas SDN Kebayoran Lama Selatan 09 terjadi pada tanggal 27 November 2024. Memang situasinya waktu itu hujan lebat. Alhamdulillah sedang libur karena ada Pilkada," ujar Santoso.

Sejak kejadian tersebut, seluruh siswa dipindahkan sementara ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Pemprov DKI Jakarta juga telah merencanakan pembangunan gedung baru yang akan menggabungkan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11 dalam satu kompleks.

"Pembangunannya direncanakan akan digabungkan antara SDN 09 dan 011. Lokasi pembangunannya nanti akan di sini. Kemudian akses depannya dari SDN 11, tapi memang belum terealisasi," pungkas Santoso.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya