Berita

Peringatan Hari Anak Nasional 2026. (Foto: Humas KPK)

Politik

KPK Ajak Anak Indonesia Tumbuh Berintegritas Lewat Edukasi Antikorupsi

KAMIS, 23 JULI 2026 | 20:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional 2026 untuk menanamkan nilai-nilai integritas kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi mengatakan, pembentukan karakter berintegritas sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi penerus yang bebas dari praktik korupsi.

"KPK memandang anak sangat penting karena selain kita membangun kesejahteraannya, kita juga harus membangun pendidikannya supaya nantinya anak menjadi anak yang berintegritas," kata Dian dalam peringatan Hari Anak Nasional bertema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" di Gedung Makara Art Center Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis, 23 Juli 2026.


Melalui kolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), KPK menghadirkan booth edukasi yang diikuti ratusan anak dari berbagai jenjang pendidikan.

Di booth tersebut, peserta diajak mengenal nilai kejujuran, tanggung jawab, keberanian, dan kepedulian melalui berbagai aktivitas, seperti kuis "Roda Ceria Si Kumbi", pertunjukan boneka "Kumbi and Friends", permainan edukatif, mewarnai tokoh Kumbi, board game antikorupsi, hingga permainan digital berbasis Quizizz.

Menutup rangkaian kegiatan, Dian Novianthi berpesan agar seluruh anak Indonesia menjadikan integritas sebagai bekal untuk meraih masa depan.

"Kalian adalah calon pemimpin bangsa. Jadilah anak yang jujur, anak yang berani, dan anak yang bertanggung jawab. Dengan karakter itu, kalian dapat membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik di masa depan," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, mengajak anak-anak Indonesia untuk terus berani bermimpi dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar tanpa meninggalkan nilai-nilai moral.

"Jangan pernah takut untuk mengejar mimpi. Belajarlah sebanyak-banyaknya dan manfaatkan teknologi yang tersedia untuk mencapai cita-cita. Namun, akal yang kita miliki harus selalu berjalan bersama budi pekerti," pesan Veronica.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya