Berita

Direktur Utama PT Agrinas Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Menkeu dan Agrinas Saling Lempar soal Polemik Kipas Angin KDKMP Rp1,8 Triliun

KAMIS, 23 JULI 2026 | 18:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Polemik dugaan pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus bergulir. 

Setelah menjadi sorotan di DPR, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan PT Agrinas Pangan Nusantara justru saling melempar penjelasan terkait pihak yang bertanggung jawab atas pengadaan tersebut.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui duduk persoalan pengadaan kipas angin yang ramai diperbincangkan. 


Menurutnya, pengelolaan program KDKMP berada di bawah tanggung jawab PT Agrinas, sedangkan pemerintah hanya menanggung pembayaran kewajiban kepada perbankan. 

"Saya enggak tahu, nanti saya cek (soal pengadaan kipas Kopdes). Koperasi (Desa) kan tanggung jawabnya si Agrinas kan. Kita hanya bayar cicilannya aja. Manajemen dan segala macem di sana," kata Purbaya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Isu tersebut mencuat setelah Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mempertanyakan kabar pengadaan 1,8 juta unit kipas angin dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono pada 15 Juli 2026. 

Mufti menilai besaran anggaran yang beredar tidak sejalan dengan harga kipas angin di pasaran sehingga meminta pemerintah membuka dasar perhitungan pengadaan tersebut.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pengadaan kipas angin bukan merupakan kewenangan kementeriannya. 

"Kemudian juga soal kipas angin ini saya enggak tahu. Ini kan pengadaannya bukan di kami, Pak," ujar Ferry. 

Dia menambahkan, apabila yang dimaksud adalah kipas angin industri dengan spesifikasi tertentu, nilainya memang dapat mencapai belasan juta rupiah per unit, meski dirinya belum mengetahui rincian informasi yang beredar.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Agrinas Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota pada Kamis sore, juga mengaku tidak mengetahui pembahasan mengenai pengadaan kipas angin tersebut. 

"Saya enggak tahu. Saya enggak tahu dia ngomong di mana, saya juga baca berita, saya lihat ini, ya udah biarin aja orang enggak ada urusan sama saya ngapain saya urusin," ujarnya kepada wartawan di Istana.

Saat didesak mengenai kemungkinan anggaran itu berada di Agrinas, Joao bersikukuh tidak ingin memberikan tanggapan dan meminta awak media bertanya langsung kepada pihak yang melempar isu tersebut.

"Kipas kan bukan saya ngomong. Tanya sama yang ngomong gitu. Orang saya enggak diajak ngomong kok, saya enggak tahu, dia ngomong sendiri, tanya sama yang ngomong dong," tegasnya.

Meski membantah mengetahui polemik tersebut, Joao menegaskan Agrinas memang mendapat mandat pemerintah untuk menangani pembangunan, pengadaan, sekaligus mengelola operasional Kopdes Merah Putih selama dua tahun. 

"Kan kita kan ditugaskan untuk mengelola selama dua tahun. Kita ditugaskan dari pembangunan, pengadaan, dan menjalankannya selama dua tahun," ujarnya.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya