Berita

Ilustrasi pendidikan. (Foto: artificial intelligence)

Politik

Hari Anak Nasional Momentum Evaluasi Guru Tak Kompeten demi Selamatkan Masa Depan Anak

KAMIS, 23 JULI 2026 | 18:50 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Peningkatan kualitas guru dinilai menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar dalam upaya memenuhi hak anak atas pendidikan yang bermutu. 

Momentum Hari Anak Nasional 2026 pun dinilai harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi kualitas tenaga pendidik agar masa depan peserta didik tidak dikorbankan.

Pengamat Pendidikan UIN Jakarta, Jejen Musfah menegaskan, guru memiliki peran sentral dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan potensi anak. Karena itu, proses rekrutmen maupun pembinaan guru harus dilakukan secara serius.


"Di tangan guru yang tepat, siswa akan tumbuh menjadi pribadi cerdas dan mampu mengembangkan bakatnya. Sebaliknya, guru yang tidak kompeten dapat merusak masa depan peserta didik," ujar Jejen dalam keterangannya, Kamis, 23 Juli 2026.

Ia menilai masih ada guru yang mengajar bukan melalui proses seleksi ideal, melainkan sekadar untuk menutupi kekurangan tenaga pendidik. Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah, pemerintah daerah, maupun yayasan pendidikan.

Karena itu, Jejen meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas guru. Menurutnya, tenaga pendidik yang tidak mampu menjalankan tugas secara profesional atau tidak memiliki kemauan meningkatkan kompetensi perlu dievaluasi, meski konsekuensinya pemerintah harus menyiapkan rekrutmen guru baru.

"Guru adalah kunci kemajuan pendidikan sekaligus kunci kemajuan bangsa," tegasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya