Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

KAMIS, 23 JULI 2026 | 16:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kesuksesan sebuah usaha sering berawal dari keberanian melihat peluang. Hal itulah yang tergambar dalam perjalanan CV Swakarya Jaya Furniture, usaha mebel asal Sukoharjo, Jawa Tengah, yang dirintis sejak 2020 hingga berhasil menembus pasar internasional.

Berbekal tekad memanfaatkan potensi industri mebel Indonesia, pemilik usaha Febrina Lossu memulai usahanya dengan mempelajari industri kayu dan pasar ekspor secara mandiri. 

Tanpa modal besar maupun fasilitas produksi yang memadai, ia membangun usahanya secara bertahap hingga berhasil menjangkau pasar internasional.


"Karena melihat adanya peluang ekspor kayu atau mebel, maka saya memberanikan diri untuk mulai mencari tahu tentang industri mebel dan pasar ekspor. Dari situ saya juga mulai mencari buyer agar usaha ini bisa berkembang," ujar Febrina dikutip Kamis 23 Juli 2026.

Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Keterbatasan modal menjadi tantangan utama yang harus dihadapi sejak awal merintis usaha. Seluruh proses dijalani dari nol, bahkan tanpa memiliki tempat produksi sendiri. 

Seiring berkembangnya usaha, tantangan berikutnya bergeser pada upaya memperluas jaringan dan menemukan buyer baru agar produk dapat terus menjangkau pasar global.

Di tengah proses tersebut, Febrina terus membekali diri dengan berbagai pengetahuan untuk memperkuat kapasitas usahanya. Salah satunya melalui Pelatihan Ekspor yang diselenggarakan oleh BRI Peduli. 

Program ini memberikan pembekalan kepada pelaku UMKM mengenai proses ekspor secara menyeluruh, mulai dari kelengkapan dokumen, mekanisme pembayaran internasional, hingga tata kelola pengiriman barang agar transaksi dapat dilakukan dengan lebih aman dan meminimalkan risiko.

Bagi Febrina, pelatihan tersebut menjadi ruang belajar yang membuka perspektif baru mengenai praktik ekspor yang lebih profesional. Materi yang diberikan tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usahanya sehari-hari.

"Setelah mengikuti pelatihan, saya jadi mengetahui beberapa langkah yang sebelumnya tidak pernah saya pahami. Sekarang saya lebih mengerti tentang dokumen ekspor, sistem pembayaran, hingga jasa angkut," ungkapnya.

Bekal pengetahuan tersebut dipadukan dengan konsistensi dalam menjaga kualitas produk dan memperluas jaringan pasar, perlahan membuahkan hasil. Hingga kini, CV Swakarya Jaya Furniture berhasil melakukan ekspor ke Spanyol dan Amerika Serikat.

Terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bisa berkembang dan naik kelas melalui program Pelatihan Ekspor. 

Program ini bertujuan mendorong pelaku UMKM untuk memahami langkah-langkah memulai ekspor secara mandiri dan strategis, sekaligus meningkatkan kesiapan untuk bersaing di pasar internasional.

Lebih lanjut, program pelatihan ini berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memahami strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, riset pasar global, hingga pengemasan dan branding produk yang sesuai dengan standar internasional.

"Kisah CV Swakarya Jaya Furniture menjadi salah satu contoh bahwa ketika semangat pelaku UMKM bertemu dengan akses pembelajaran yang tepat, peluang untuk tumbuh dan menjangkau pasar internasional semakin terbuka," kata Dhanny.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya