Berita

Prof. Din Syamsuddin di Konferensi Internasional yang diselenggarakan Universiti Sultan Azlan Shah (USAS), Perak, Malaysia (Foto: Istimewa)

Nusantara

Din Syamsuddin Dorong Revitalisasi Pendidikan Islam demi Kebangkitan Peradaban

KAMIS, 23 JULI 2026 | 12:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kemunduran pendidikan di berbagai negara Islam dinilai menjadi salah satu penyebab dunia Islam belum mampu bangkit sebagai kekuatan peradaban dan masih tertinggal dalam persaingan global

Pandangan tersebut disampaikan Prof. Din Syamsuddin saat menjadi pembicara pada Konferensi Internasional yang diselenggarakan Universiti Sultan Azlan Shah (USAS), Perak, Malaysia, dikutip Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Din Syamsuddin, kejayaan tersebut dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan. Karena itu, revitalisasi pendidikan Islam harus dilakukan melalui kontekstualisasi terhadap tantangan zaman sekaligus mengambil inspirasi dari keberhasilan masa lalu dengan orientasi masa depan. 


"Agenda mendesak adalah revitalisasi pendidikan Islam yakni dengan menemukan kembali elan-vital peradaban Islam yg pernah berjaya pada abad-abad pertengahan," tegasnya.

Menjawab pertanyaan moderator mengenai keberhasilan Muhammadiyah sebagai gerakan pendidikan, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menjelaskan bahwa orientasi pendidikan Muhammadiyah adalah pencerahan yang dijalankan melalui tahapan pembebasan, pemberdayaan, dan pemajuan potensi insani. 

Dia menambahkan, pendidikan Muhammadiyah juga bersifat inklusif atau terbuka bagi semua kalangan. Bahkan, di sejumlah wilayah dengan penduduk Muslim sebagai minoritas, sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah justru memiliki mayoritas siswa dan mahasiswa non-Muslim. 

Menurutnya, hal itu merupakan manifestasi dari Islam yang rahmatan lil 'alamin.

Dalam perspektif tersebut, Din menilai pendidikan harus menjadi instrumen utama dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul sekaligus mendorong lahirnya peradaban global yang membawa kemaslahatan bagi seluruh umat manusia, tanpa membedakan latar belakang agama maupun kebangsaan.

Pada bagian lain presentasinya, Pengasuh Pesantren Modern Internasional Dea Malela itu juga mengingatkan bahwa dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum masih menjadi persoalan yang membelenggu pendidikan Islam. 

Menurutnya, langkah Malaysia yang membagi ilmu pengetahuan ke dalam ilmu kewahyuan dan ilmu keaqlian merupakan kemajuan, namun integrasi harus diperluas hingga menyentuh substansi seluruh cabang ilmu pengetahuan agar lahir wawasan keterpaduan yang utuh. 

Model tersebut, kata Din Syamsuddin, telah diterapkan di PMI Dea Malela, Sumbawa.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya