Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Lonjakan Minyak Bayangi Reli Logam Dunia, Emas Unjuk Gigi

KAMIS, 23 JULI 2026 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia melonjak tajam ke level tertinggi dalam dua pekan pada akhir perdagangan Rabu 22 Juli 2026. 

Penguatan logam mulia ini terdorong oleh kombinasi pelemahan Dolar AS dan aksi technical buying, di tengah perhatian pasar yang tertuju pada eskalasi geopolitik Timur Tengah serta proyeksi suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Harga emas spot melesat 1,7 persen menjadi 4.145,24 Dolar AS per ons setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak 7 Juli di posisi 4.165,87 Dolar AS per ons mengutip laporan Reuters


Tren serupa terjadi pada kontrak berjangka AS pengiriman Agustus yang ditutup melonjak 1,9 persen ke posisi 4.151,90 Dolar AS per ons.

Aksi beli investor memanfaatkan koreksi harga sebelumnya serta depresiasi Indeks Dolar AS (DXY) menjadi bahan bakar utama yang membuat harga emas lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain.

Langkah menguat emas diikuti oleh jajaran logam mulia lainnya yang kompak mencatatkan kinerja positif. Perak spot melonjak 2 persen ke posisi 59,98 per ons, mendekati ambang psikologis baru. Platinum terangkat 0,7 persen menjadi 1.640,63 Dolar AS per ons.Paladium menanjak 1,4 persen ke level 1.299,47 Dolar AS per ons.

Lonjakan harga energi terpicu ketegangan di Laut Merah setelah empat kapal tanker minyak Arab Saudi tujuan Asia berbalik arah akibat ancaman kelompok Houthi. Kenaikan harga minyak ini berpotensi memicu inflasi, yang pada gilirannya berisiko menahan suku bunga tinggi lebih lama, sentimen yang biasanya menekan daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.

Pasar kini mencermati arah kebijakan moneter AS. Kejelasan arah kebijakan ini ditunggu pelaku pasar pada rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pekan depan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya