Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026. (Foto: Humas Kemensos)

Politik

Mensos dan Menteri PKP Sepakat Renovasi Rumah Siswa Sekolah Rakyat

RABU, 22 JULI 2026 | 22:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sepakat mempercepat realisasi program renovasi rumah bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat.

Kepastian tersebut dicapai usai Menteri Sosial Saifullah Yusuf menggelar pertemuan bersama Menteri PKP Maruarar Sirait di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026 lalu.

Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul menjelaskan, program Sekolah Rakyat merupakan strategi terpadu dalam mengentaskan kemiskinan yang diintegrasikan dengan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.


"Anaknya sekolah, orang tuanya diintervensi dengan berbagai program strategis Pak Presiden, seperti pemberdayaan, PBI, hingga renovasi rumah," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 22 Juli 2026.

Untuk tahap awal, target perbaikan rumah bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat dialokasikan sebanyak 10 ribu unit. Namun dari 2 ribu rumah yang sudah diverifikasi, baru 911 unit yang dinyatakan lolos syarat.

Gus Ipul membeberkan dua kendala utama penyebab mayoritas usulan belum memenuhi kriteria, yakni kejelasan kepemilikan tanah serta aturan minimal jumlah penerima manfaat dalam satu desa.

Guna mengatasi hambatan tersebut, Kemensos mengusulkan agar syarat legalitas tanah cukup melampirkan surat keterangan dari RT, RW, atau kelurahan. Selain itu, batasan kuota minimal penerima manfaat per desa diminta untuk dihapuskan.

"Siswa Sekolah Rakyat terjaring lewat penjangkauan langsung pada kelompok masyarakat desil terendah. Maka berapapun jumlah rumah yang memenuhi syarat di suatu desa, harus tetap bisa direalisasikan," tegas Gus Ipul.

Merespons usulan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan komitmennya untuk menyokong penuh terobosan Kemensos demi menyukseskan agenda strategis pemerintah.

"Arahan Presiden tegas bahwa Sekolah Rakyat adalah program unggulan. Saya pasti mendukung penuh," pungkas sosok yang akrab disapa Ara tersebut.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya