Berita

Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Nusantara

Pramono Akui Kecolongan Soal SDN Roboh di Kebayoran Lama

RABU, 22 JULI 2026 | 21:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Permintaan maaf disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung karena tidak mengetahui kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, yang roboh dan belum juga diperbaiki selama sekitar dua tahun.

"Ketika ditanya teman-teman media mengenai SD negeri yang roboh di Kebayoran Lama, terus terang itu pertama kali saya mendengar. Saya adalah orang yang menjawab apa adanya. Mohon maaf, saya tidak tahu pada waktu itu," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.

Pram, sapaan akrabnya, menegaskan tidak pernah berniat menutupi persoalan yang terjadi di lapangan. Justru setelah mengetahui informasi tersebut, dirinya langsung meminta jajaran terkait melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi sebenarnya.


"Begitu saya mempelajari, saya langsung dalam rapat meminta segera dilakukan kunjungan ke lapangan untuk melihat apa yang terjadi sebenarnya. Saya juga baru tahu ternyata sudah cukup lama belum terselesaikan," ujarnya.

Ia menegaskan, perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah dan harus menjadi salah satu prioritas dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Anggaran daerah semestinya difokuskan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik, termasuk penyediaan fasilitas pendidikan yang layak.

"Itulah fungsi instrumen APBD Jakarta untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di lapangan seperti itu. Dan itu termasuk yang menjadi prioritas untuk segera diselesaikan," tandasnya.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya