Berita

Anggota sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu RI, Puadi. (Foto: RMOL)

Politik

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

RABU, 22 JULI 2026 | 20:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kendati gelaran Pemilu 2029 masih cukup panjang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mulai tancap gas menyusun Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) sebagai langkah antisipasi dini.

Hal itu diungkapkan Anggota Bawaslu RI, Puadi, usai membuka kegiatan Bawaslu Campus Connect di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu, 22 Juli 2026.

Puadi menjelaskan, selain memperkuat kapasitas internal dan kualitas sumber daya manusia (SDM), Bawaslu memandang krusial penyiapan instrumen pencegahan sejak awal.


"Tentunya dalam kerangka ke depan kita sudah membuat langkah-langkah, salah satunya adalah penyusunan IKP ini," kata Puadi.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu RI itu menambahkan, penyusunan IKP Pemilu 2029 dievaluasi berdasarkan dinamika dan catatan penanganan dugaan pelanggaran pada Pemilu Serentak 2024 lalu.

Pemetaan tersebut, lanjut Puadi, akan menjadi kompas kerja bagi seluruh jajaran pengawas pemilu dalam merancang strategi pencegahan maupun penindakan di lapangan.

"Ini menjadi modal dasar untuk mengantisipasi dan mengarahkan proses pengawasan agar jauh lebih baik menuju Pemilu 2029," tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya