Berita

Kementerian Agama resmi mengimplementasikan manajemen talenta untuk membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, objektif, dan inklusif (Foto: kemenag)

Nusantara

Rombak Sistem Karier ASN, Kemenag Terapkan Manajemen Talenta

RABU, 22 JULI 2026 | 14:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengimplementasikan manajemen talenta secara penuh guna membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, objektif, dan inklusif. 

Kebijakan berbasis sistem merit ini dirancang untuk menjamin kesetaraan peluang karier seluruh ASN, termasuk keterwakilan perempuan, serta memastikan penempatan jabatan struktural maupun fungsional murni didasarkan pada integritas dan kompetensi, bukan faktor personal.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa digitalisasi menjadi kunci utama dalam memangkas kerumitan birokrasi dan menciptakan keadilan.


"Digitalisasi akan memudahkan kita keluar dari birokrasi yang rumit. Konsep digitalisasi pejabat negara lintas kementerian dan lembaga juga akan memperkuat sistem pengelolaan talenta secara lebih objektif," ujar Menag di Jakarta, dikutip Rabu 22 Juli 2026. 

Transformasi ini juga diarahkan untuk mendorong profesionalisme lembaga dan menutup ruang praktik KKN.

"Salah satu hasil yang ingin kita capai melalui manajemen talenta adalah terwujudnya keadilan gender. Setiap ASN harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan menduduki jabatan berdasarkan kompetensinya," ujar Menag.

"Jadi, penempatan jabatan di Kemenag dilakukan berdasarkan integritas dan kompetensi. Ini penting dalam rangka mendorong profesionalitas, mencegah KKN, dan tidak berdasarkan like dan dislike," tambahnya.

Menag menginstruksikan Biro SDM Kemenag untuk segera menerbitkan buku panduan implementasi serta mewajibkan pencatatan kinerja ASN secara disiplin.

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin mengonfirmasi bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyetujui penerapan sistem ini. Ia mengimbau seluruh ASN aktif membangun portofolio kompetensi dan menegaskan bahwa program ini juga mencakup pembinaan berkelanjutan bagi pegawai yang membutuhkan peningkatan kapasitas.

"Kita baru saja mendapatkan persetujuan dari BKN untuk menerapkan manajemen talenta. Karena itu, yang paling penting sekarang adalah sosialisasi agar seluruh ASN memahami bagaimana membangun portofolio kompetensi sebagai dasar pengembangan karier melalui sistem merit," ujarnya.

"Saya berharap seluruh ASN Kementerian Agama berpartisipasi aktif mengikuti sistem ini. Selain partisipasi, mereka juga harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai mekanisme manajemen talenta agar mampu mempersiapkan diri dengan baik," katanya.

"Tugas kita bukan hanya memetakan talenta ASN, tetapi juga mengafirmasi mereka yang kompetensinya masih rendah agar meningkat melalui proses pembinaan dan pengembangan yang berkelanjutan," jelasnya.

Dari sisi regulasi, Kepala Biro SDM Kemenag Muhammad Zain menyatakan kebijakan ini mengacu pada KMA Nomor 1871 Tahun 2025, KMA Nomor 205 Tahun 2025, dan Keputusan Sekjen Nomor 120 Tahun 2026.

"Hal ini sejalan dengan arah pembangunan nasional," ungkap Zain.

Skema ini memanfaatkan asesmen kompetensi dan penilaian 360 derajat yang akuntabel, sekaligus membuka peluang bagi ASN Kemenag untuk masuk ke dalam talent pool nasional demi mengisi posisi strategis lintas kementerian dan lembaga.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Thoriqoh itu Fokus ke Allah, Bukan ke Jokowi dan PSI

Selasa, 01 September 2026 | 05:52

Enam Program Prioritas Sektor Kelautan-Perikanan Jamin Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 01 September 2026 | 05:26

IAW Soroti Tersendatnya INA-24: Sampai Kapan Berlindung di Balik Warisan?

Selasa, 01 September 2026 | 04:53

Prabowo Terima KTA NU

Selasa, 01 September 2026 | 04:29

Onduline Siapkan Produk dan SDM Terbaik Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Selasa, 01 September 2026 | 03:59

Tragedi Kelas Menengah, Terjepit dan Terlupakan

Selasa, 01 September 2026 | 03:47

Sempat 13 Hari Hilang Kontak di Laut, Awak KM El Malika Bersiap Kembali ke Rumah

Selasa, 01 September 2026 | 03:25

TNI Perkuat Penanganan Karhutla Melalui Penyuluhan

Selasa, 01 September 2026 | 02:55

Usung Konsep "Moving for Longevity", Fervid Pilates Studio Perluas Edukasi Komunitas

Selasa, 01 September 2026 | 02:42

Merawat Konsep Ekonomi-Politik Hatta

Selasa, 01 September 2026 | 02:20

Selengkapnya