Ilustrasi (Situs resmi Deutsche Bank)
Ilustrasi (Situs resmi Deutsche Bank)
RMOL, Nilai tukar Dolar AS berpeluang tertekan apabila Federal Reserve (The Fed) memilih opsi penyusutan neraca (balance sheet) ketimbang menaikkan suku bunga acuan dalam menyeimbangkan kebijakan moneternya.
Deutsche Bank menilai, potensi pergeseran strategi ini mengemuka setelah bank sentral AS mengambil sikap lebih hawkish di bawah kepemimpinan Chairman anyar, Kevin Warsh.
Berdasarkan proyeksi dot plot terkini, setidaknya separuh dari 18 anggota FOMC mengisyaratkan minimal satu kali kenaikan suku bunga pada tahun ini. Di saat yang sama, Warsh yang gencar menekankan komitmen pengendalian inflasi juga tengah menggelar evaluasi menyeluruh terhadap operasional kebijakan moneter The Fed.
Populer
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24
Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02
Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50
Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58
Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14
UPDATE
Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40
Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20
Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11
Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00
Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53
Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53
Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33
Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13
Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55
Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40