Berita

Pendiri Overlanding Indonesia (OVI) Agus Harimurti Yudhoyono (tengah). (Foto: Istimewa)

Politik

Sambut HUT RI ke-81, OVI Jabar Vespaan Keliling Heritage Kota Bandung

MINGGU, 19 JULI 2026 | 22:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ratusan pecinta Vespa menjelajahi kawasan heritage Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka hadir memenuhi undangan OVI Jabar menyambut peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Pendiri Overlanding Indonesia (OVI) yang juga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut hadir dalam kegiatan itu.

Mengawali perjalanan dari kawasan Laswi Heritage dan Gudang Perkeretaapian Kosambi yang kini menjadi ruang kreatif publik, AHY bersama para riders menempuh rute sekitar 10 kilometer melintasi sejumlah ikon bersejarah Kota Bandung, seperti Titik Nol Kilometer, Gedung Merdeka (Museum Konferensi Asia Afrika), Hotel Savoy Homann, hingga Hotel Preanger. 


“Bandung bukan hanya kota yang indah dan cantik, tetapi juga kota yang kreatif, yang sejak dulu memiliki komunitas yang sangat kuat, klub yang begitu banyak, dan perkumpulan yang hidup,” ujar AHY dalam keterangan tertulis, Minggu 19 Juli 2026.

Rangkaian perjalanan ini menjadi momentum bernostalgia sekaligus menghidupkan kembali semangat sejarah di jantung Kota Bandung yang dikenal sebagai Parijs van Java.

AHY juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme komunitas yang begitu besar dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin luas antara Overlanding Indonesia dan berbagai komunitas di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, AHY kembali menegaskan filosofi berdirinya Overlanding Indonesia. Menurutnya, OVI sejak awal dibangun bukan sekadar sebagai komunitas otomotif, melainkan sebagai gerakan yang memiliki misi sosial, kebangsaan, dan kemanusiaan.

“Lebih dari sekadar komunitas otomotif, saya ingin menghadirkan sebuah gerakan moral, sebuah spirit bagi siapa pun yang ingin menjelajah alam Indonesia,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya