Berita

Ilustrasi

Bisnis

Harga Minyak Mentah RI Anjlok pada Juni 2026

SABTU, 18 JULI 2026 | 22:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah menetapkan rata-rata Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Juni 2026 sebesar 83,45 Dolar AS per barel. 

Angka tersebut turun tajam dibandingkan ICP Mei 2026 yang mencapai 106,56 dolar AS per barel.

Penetapan ICP Juni 2026 tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 282.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Juni 2026.


Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, penurunan harga minyak dipengaruhi meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah sepanjang Juni.

"Angka ini mengalami penurunan signifikan sebesar 22,50 Dolar AS per barel dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 106,56 Dolar AS per barel. Penurunan ini secara umum dipengaruhi oleh tensi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang cenderung mereda sepanjang bulan Juni," ujar Laode dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu 18 Juli 2026.

Selain itu, gencatan senjata dan pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap turut memperlancar pasokan minyak dunia sehingga menekan harga di pasar internasional.

Dari sisi fundamental, International Energy Agency (IEA) memproyeksikan permintaan minyak dunia hanya tumbuh 1,1 juta barel per hari (bph), sementara OPEC+ kembali meningkatkan produksi. Rusia juga berencana menambah pasokan minyak untuk memenuhi target produksi OPEC+ pada 2026.

Sejalan dengan itu, harga sejumlah minyak mentah acuan dunia juga mengalami penurunan selama Juni 2026. 

Brent di ICE turun dari 103,71 Dolar AS menjadi 84,98 Dolar AS per barel, West Texas Intermediate (WTI) di Nymex turun dari 98,51 Dolar AS menjadi 82,41 Dolar AS per barel, Dated Brent merosot dari 107,55 Dolar AS menjadi 86,13 Dolar AS per barel, sedangkan Basket OPEC turun dari 114,55 dolar AS menjadi 91,03 Dolar AS per barel.

Untuk Juli 2026, pemerintah memproyeksikan ICP berada pada kisaran 67 hingga 71 Dolar AS per barel. Meski demikian, realisasinya masih akan dipengaruhi dinamika pasar global, terutama perkembangan pasokan, permintaan, serta situasi geopolitik.

"Pemerintah terus memantau perkembangan pasar minyak internasional secara berkala guna memastikan kestabilan harga dan ketahanan energi nasional tetap terjaga dengan baik. Kami memastikan formula ICP tetap transparan mencerminkan dinamika pasar internasional agar tetap akuntabel bagi keuangan negara dan kegiatan usaha hulu migas," kata Laode.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya