Berita

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)

Politik

Gubernur Dedi Mulyadi:

Putusan PTUN Pada Gugatan PLK Sudah Tepat dan Objektif

JUMAT, 17 JULI 2026 | 22:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menyatakan gugatan yang diajukan oleh Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijk Verklaard/NO). 

Putusan ini memperkuat posisi hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat atas kepemilikan aset negara di kawasan Dago 93, yang saat ini difungsikan sebagai gedung SMAN 1 Kota Bandung.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambut baik keputusan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang konsisten menjaga aset negara.


"Terima kasih, hakim sudah bersikap objektif sehingga kita bisa mengelola sekolah itu dengan baik dan anak-anak bisa tenang," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulis, Jumat 17 Juli 2026.

Kuasa hukum Gubernur Jabar dari Tim Jabar Istimewa, Jutek Bongso, menjelaskan bahwa putusan PTUN Jakarta membuktikan upaya perebutan lahan oleh PLK tidak memiliki dasar hukum. 

Ia menegaskan bahwa badan hukum PLK seharusnya sudah tidak aktif sehingga tidak memiliki kapasitas hukum untuk melakukan gugatan.

"Dengan mereka kalah secara hukum dari Kementerian Hukum saja sudah memperlihatkan bahwa organisasi ini terlarang dan dibubarkan, tidak ada legal standing-nya," tegas Jutek.

Terkait langkah hukum selanjutnya, Jutek menyebut pihaknya masih menunggu putusan berkekuatan hukum tetap (inkrah). 

Meski ada kemungkinan PLK mengajukan banding, ia optimis lembaga peradilan akan tetap melihat ketidaksahan lembaga tersebut. Jika sudah inkrah, Tim Jabar Istimewa berencana membawa persoalan ini ke ranah pidana.

"Kami masih menunggu untuk membawa mereka ke ranah hukum pidana. Kalau kami buat LP (Laporan Polisi) sekarang, hasilnya tidak akan maksimal karena nanti harus menunggu lagi jika mereka melakukan kasasi," tambahnya.

Putusan PTUN Jakarta yang diumumkan pada Rabu 8 Juli 2026, berkaitan dengan Surat Keputusan Menteri Hukum RI Nomor: AHU-08.AH.01.43 Tahun 2025 tentang Pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor: AHU-0000204.AH.01.08 Tahun 2017. Pencabutan tersebut didasarkan pada adanya putusan pengadilan sebelumnya.

Hakim menilai langkah Tergugat sudah wajar dengan merujuk pada Putusan Pidana PN Bandung Nomor: 811/Pid.B/2017/PN.Bdg dan Putusan Perdata PN Bandung Nomor: 228/Pdt.G/2022/PN.Bdg yang menyatakan:

  - PLK bukanlah kelanjutan dari Het Christelijk Lyceum (HCL) yang didirikan pada zaman Hindia Belanda tahun 1926.

 - Membatalkan Akta Nomor 3 tanggal 18 November 2005 terkait kepengurusan PLK Indonesia karena tidak memiliki kekuatan hukum.

Dengan putusan ini, status lahan SMAN 1 Bandung di Jalan Dago 93 tetap berada di bawah pengelolaan pemerintah, memberikan rasa aman bagi ratusan siswa dan tenaga pendidik yang beraktivitas di sana.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya