Presiden Prabowo Subianto (Foto; YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para menteri Kabinet Merah Putih agar tetap menjaga kesehatan di tengah tuntutan percepatan berbagai program strategis pemerintah.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Panen Raya Terintegrasi Tebu, Padi, dan Kedelai di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung laporan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengenai percepatan program pengembangan lahan pertanian.
Semula program itu ditargetkan berjalan dengan capaian 100 ribu hektare per tahun sehingga selesai dalam empat tahun. Namun, setelah berdiskusi, Amran menyatakan optimistis target tersebut bisa dituntaskan hanya dalam waktu dua tahun.
"Setelah saya tanya lagi ke beliau, dengan gagah dan berani beliau mengatakan, Pak, kita bisa dalam dua tahun," ujar Prabowo.
Prabowo mengapresiasi komitmen tersebut seraya meminta Mentan tetap menjaga kesehatan karena negara masih membutuhkan sosok sepertinya.
"Jadi dua tahun, tapi you enggak masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih butuh kau," tegasnya.
Presiden kemudian memperluas pesannya kepada seluruh jajaran kabinet.
Sambil berkelakar, ia mengingatkan para menterinya agar tidak sampai tumbang karena kelelahan, bahkan menawarkan "ilmu" khusus agar tetap bugar.
"Menteri-menteri jangan ambruk. Kalau mau ilmu nanti saya kasih ilmu," kata Prabowo, kembali memancing gelak tawa hadirin.
Dengan nada bercanda, Prabowo lalu membagikan pengalamannya selama menempuh pendidikan militer.
Menurutnya, prajurit memiliki cara tersendiri untuk memanfaatkan waktu istirahat di tengah padatnya aktivitas sehingga tetap mampu menjalankan tugas dengan optimal.
"Tentara itu pintar cari waktu istirahat. Upacara saja bisa tidur. Ini lulusan Akmil, Akpol, punya ilmu-ilmu semua. Di kelas tidur. Tapi sekarang enggak, zaman dulu. Zaman kalian kan enggak tidur di kelas kan? Karena gizinya sudah bagus. Jadi kita percepat dan semua usaha kita akan kerja keras," tutup Prabowo.