Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian (Foto: Kemlu Tiongkok)

Dunia

Tiongkok Bantah Tuduhan Trump Soal Intervensi Pemilu AS

JUMAT, 17 JULI 2026 | 16:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Tiongkok membantah keras tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menuding Beijing melakukan intervensi terhadap pemilu AS tahun 2020. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian menegaskan, tuduhan yang disampaikan Trump hanyalah pengulangan narasi lama yang telah berkali-kali dipatahkan. 

“Tuduhan AS tidak memiliki dasar faktual dan bertujuan untuk menjelekkan Tiongkok,” kata Lin dalam sebuah pernyataan di Beijing pada Jumat, 17 Juli.


Trump dalam pidato kenegaraan mengumumkan pembukaan dokumen intelijen yang menurutnya mengungkap adanya campur tangan asing secara luas dalam sistem pemilu AS. 

Dia mengklaim Tiongkok mulai memperoleh 220 juta data pemilih AS sejak siklus pemilu 2020 dan menyebutnya sebagai kebocoran data pemilu terbesar dalam sejarah.

Menanggapi hal tersebut, Lin kembali menegaskan bahwa Tiongkok berpegang teguh pada prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Ia menepis seluruh tudingan bahwa Beijing memiliki kepentingan memengaruhi proses demokrasi di AS.

“Tiongkok berpegang teguh pada prinsip non-intervensi dalam urusan internal negara lain. Tiongkok tidak memiliki kepentingan untuk ikut campur dalam pemilihan umum AS dan tidak pernah melakukannya,” tegasnya.

Sebaliknya, Lin justru mempertanyakan rekam jejak Washington yang dinilainya kerap melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain. 

Juru bicara Tiongkok itu turut menyinggung praktik pengawasan global yang dilakukan AS terhadap pemerintah, perusahaan, hingga masyarakat di berbagai negara, termasuk dugaan pengumpulan data warga asing dalam skala besar.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya