Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Logam Mulia Kompak Merosot Terimbas Sentimen Inflasi Energi

JUMAT, 17 JULI 2026 | 07:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga logam mulia dunia kompak bertumbangan pada akhir perdagangan Kamis 16 Juli 2026. 

Emas spot anjlok 1,9 persen ke level 3.984,64 Dolar AS per ons yang merupakan level terendah dalam dua pekan lebih.

Sementara emas berjangka AS kontrak Agustus melorot 1,5 persen ke posisi 3.992,10 Dolar AS per ons. 


Tekanan hebat ini dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah Brent akibat ancaman Iran terkait penutupan jalur Laut Merah. 

Tingginya harga energi tersebut memicu kekhawatiran inflasi global baru, sehingga memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, bahkan membuka peluang kenaikan pada September sebesar 53 persen menurut FedWatch Tool CME Group. 

Sentimen ini sukses mengerek imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun dan menguatkan Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,2 persen, yang seketika mengikis daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.

Kejatuhan ini tidak hanya dialami oleh emas, melainkan merembet ke seluruh sektor logam mulia lainnya yang ikut tersungkur dalam porsi yang lebih besar. 

Harga perak spot menyusut tajam 3,6 persen menjadi 55,68 Dolar AS per ons, disusul oleh platinum yang anjlok 3,1 persen ke posisi 1.621,83 Dolar AS per ons. 

Pelemahan terdalam dicatatkan oleh paladium yang terkoreksi hingga 4,1 persen menjadi 1.260,70 Dolar AS per ons.

Kombinasi dari mahalnya harga energi dan keperkasaan dolar AS membuat investor melepas kepemilikan komoditas logam mereka dan beralih ke mata uang paman sam, mengingat the Fed diprediksi sulit melonggarkan kebijakan moneter atau bersikap dovish dalam waktu dekat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya