Berita

Nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar TNI AD. (Foto: Dispenad)

Pertahanan

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

KAMIS, 16 JULI 2026 | 22:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI Angkatan Darat menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di berbagai penjuru tanah air. Berdasarkan rekapitulasi pelaksanaan pada 10-16 Juli 2026, kegiatan tersebut menjangkau 25.912 titik nobar di seluruh jajaran TNI dengan total kehadiran mencapai 1.133.184 penonton.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, mengatakan TNI Angkatan Darat bersyukur dapat berkontribusi mendukung penyiaran Piala Dunia melalui TVRI.

“Kami dari TNI Angkatan Darat dengan senang hati dan bersyukur dapat mendukung penyiaran Piala Dunia sepak bola melalui TVRI sesuai keinginan Presiden untuk menghibur masyarakat, khususnya pecinta sepak bola, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian,” ujar Maruli dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.


Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama TVRI, Fiki Satari, menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara TVRI dan TNI AD. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi salah satu faktor yang membuat manfaat penyelenggaraan Piala Dunia semakin luas dirasakan masyarakat.

“TVRI menyambut baik berbagai bentuk kolaborasi dan kajian yang lahir selama penyelenggaraan Piala Dunia. Hal ini menjadi bukti bahwa manfaat Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar Indonesia,” ujar Fiki.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Nobar Kebangsaan yang digelar TNI Angkatan Darat merupakan bentuk dukungan terhadap penyiaran FIFA World Cup 2026 di Indonesia.

Kolaborasi Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 diawali dari diskusi antara KSAD dan Direktur Utama TVRI dalam kegiatan olahraga bersama di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada Jumat, 3 Juli 2026.

Selain penyelenggaraan Nobar Kebangsaan, TVRI juga menerima hasil kajian KADIN Indonesia yang memperkirakan penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp5,03 triliun.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo Wicaksono, mengatakan Piala Dunia 2026 menjadi contoh bagaimana ajang olahraga berskala global mampu menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

“Piala Dunia 2026 tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan besar dan pemilik merek nasional, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi bagi hotel, restoran, kafe, pedagang makanan, pelaku industri kreatif, penyedia jasa, hingga UMKM di berbagai daerah,” ujar Kukrit.

Nilai tersebut berasal dari sekitar Rp1,76 triliun aktivitas promosi melalui iklan on-air, Rp850 miliar kegiatan komersial off-air, sekitar Rp2,4 triliun dari sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka), serta kontribusi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk Festival Rakyat 2026.

KADIN juga menilai penyelenggaraan FIFA World Cup mendorong investasi pelaku usaha pada perangkat televisi, proyektor, set-top box, sistem audio, hingga fasilitas usaha makanan dan minuman yang berpotensi menciptakan multiplier effect (efek ganda) bagi perekonomian.

Temuan tersebut diperkuat oleh hasil survei Lokadata terhadap 1.176 responden di 10 wilayah Indonesia pada 7-13 Juli 2026. Survei menunjukkan rata-rata pengeluaran setiap individu yang mengikuti nobar mencapai sekitar Rp51 ribu per kegiatan. Sebagian besar pengeluaran digunakan untuk membeli makanan dan minuman, paket data, serta kebutuhan pendukung lainnya, sehingga manfaat ekonominya turut dirasakan pelaku UMKM.

Survei yang sama juga menunjukkan 79,9 persen responden memberikan penilaian positif terhadap penyelenggaraan siaran TVRI, sementara 73 persen menyatakan bangga TVRI menjadi penyiar resmi FIFA World Cup 2026. Menurut Fiki, berbagai data tersebut menjadi masukan penting bagi TVRI untuk terus meningkatkan kualitas layanan sebagai lembaga penyiaran publik.

Sebagai puncak rangkaian kegiatan, TVRI bersama TNI Angkatan Darat akan menggelar Festival Rakyat Bola Gembira di Lapangan Banteng, Jakarta, pada 19 Juli 2026. Festival yang digelar secara gratis dan terbuka untuk umum ini akan menghadirkan nonton bareng partai final, konser musik, serta bazar UMKM yang melibatkan puluhan pelaku usaha lokal.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya