Berita

Anggota Komisi II DPR Deddy Sitorus. (Foto: YouTube TV Parlemen)

Politik

Deddy Sitorus Cecar Tito soal Manfaat Capaian Penyerapan Anggaran ke Rakyat

KAMIS, 16 JULI 2026 | 19:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Capaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam realisasi anggaran tahun 2025 yang mencapai 99,46 persen, tidak serta merta lolos dari kritik anggota legislatif, dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Anggota Komisi II DPR Deddy Sitorus menilai capaian Kemendagri dalam realisasi anggaran memang merupakan prestasi, namun persentase menurutnya bukan menjadi tolok ukur utama keberhasilan.

“Kalau melihat dari apa namanya penyerapan anggaran, saya kira semua luar biasa. Apalagi Kemendagri 99 persen, IKN juga sama, DKPP juga sama. Kita lagi bahas anggaran. Saya sebenarnya ingin diskusi kita ke arah yang lebih luas dari sekadar penyerapan anggaran,” ujar dia di hadapan Tito dan pimpinan Raker, yakni Wakil Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong, Arya Bima, dan Zulfikar Arse Sadikin.


Legislator PDIP ini memandang, penggunaan anggaran yang terealisasi seharusnya menjadi yang diperhatikan, karena berkaitan erat dengan seberapa berdampak anggaran digunakan oleh kementerian/lembaga (K/L).

“Kita bicara harusnya tentang KPI (key performance index), kita bicara tentang mimpi yang berhasil diwujudkan, rencana yang kemudian menyumbang pada performa yang lebih baik dari negara ini daripada sekadar hanya bicara anggarannya gitu,” tuturnya.

Menurutnya, pemaparan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian dalam Raker hari ini, tidak menjelaskan dampak anggaran yang diberikan Kementerian Keuangan senilai Rp3,79 triliun dengan realisasi Rp3,76 triliun.

“Tidak ada kelihatannya di sini. Jadi saya tidak tahu apakah akan ada waktunya kemudian ketika kita bicara. Karena saya belajar bahwa dalam penyusunan rencana, anggaran ini kan hanya bagian dari sebuah pandangan strategis kan, untuk kita mencapai sesuatu di masa depan gitu Pak Menteri. Jadi ya pasti based-nya kan strategic planning gitu,” tegasnya.

Akan tetapi, Deddy menjelaskan bahwa kritiknya tersebut dalam rangka memastikan dampak penggunaan anggaran dapat dirasakan masyarakat, tidak sekadar direalisasikan tanpa output yang belas.

“Kita pengen tahu kemarin 98 persen itu asumsi risikonya apa aja, tantangannya apa aja kan gitu nih supaya dalam penyusunan anggaran ke depan ini kita bisa lebih efektif, lebih efisien, dan lebih berdampak gitu,” tandasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya