Berita

Wakil Ketua Komisi XII DPR Sugeng Suparwoto. (Foto: Istimewa)

Politik

Masalah Sistem Kelistrikan, DPR: Kebutuhan dan Pasokan Tidak Sinkron

KAMIS, 16 JULI 2026 | 16:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemadaman listrik bergilir yang melanda wilayah Sumatera dan Jawa-Bali di pertengahan 2026 menjadi sorotan utama dalam Discourse Forum yang diselenggarakan Reform Syndicate.

Wakil Ketua Komisi XII DPR Sugeng Suparwoto yang hadir sebagai pembicara, menyampaikan ada ketidaksinkronan antara kebutuhan dan pasokan. 

Disampaikan Sugeng, kebutuhan PLN terhadap batubara untuk pembangkit listrik sebesar 154 juta ton per tahun, dengan pemerintah memberikan penugasan 180-190 juta ton.


"Namun di saat yang sama, pemerintah baru berhasil menandatangani sekitar 134 juta ton. Ini jelas menimbulkan defisit pasokan,” ujar Sugeng dalam keterangan tertulis, Kamis 16 Juni 2026.

Menurut politisi Partai Nasdem ini pemadaman listrik yang terjadi di berbagai daerah menunjukkan kerapuhan infrastruktur dan sistem. 

Karena itu, katanya, melalui Komisi XII,  dia berkomitmen mendorong audit menyeluruh rantai pasok batubara, dan perbaikan regulasi agar Domestic Market Obligation (DMO) benar-benar terlaksana.

Sementara itu, Direktur Reform Syndicate Muhammad Jusrianto, melalui sambutannya, menekankan akan pentingnya melihat krisis kelistrikan secara komprehensif. 

Menurutnya, krisis listrik tidak bisa diartikan sederhana hanya soal lampu padam. 

"Ini adalah sinyal kuat bahwa sistem kelistrikan nasional dan pasokan energi nasional mempunyai masalah struktural, mulai dari ketergantungan batubara hingga koordinasi antar lembaga yang belum optimal,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya