Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Ekonomi untuk Rakyat, Bukan Rakyat untuk Ekonomi

KAMIS, 16 JULI 2026 | 15:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa setiap pembangunan dan aktivitas ekonomi harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan groundbreaking PSN LNG Abadi Masela secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026. 

Prabowo mengatakan, seluruh kekayaan alam Indonesia pada hakikatnya merupakan milik rakyat sehingga pengelolaannya harus berpihak kepada kepentingan masyarakat.


Karena itu, pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, terutama masyarakat di daerah sekitar proyek.

"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat. Tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya," tegas Prabowo.

Karena itu, Prabowo meminta seluruh pemangku kepentingan mengutamakan keterlibatan putra daerah dan pelaku usaha lokal dalam pelaksanaan proyek. 

Menurutnya, apabila kapasitas pengusaha lokal masih perlu ditingkatkan, maka pemerintah dan perusahaan-perusahaan besar harus memberikan pendampingan serta dukungan teknis.

"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin masih kurang kompetensinya, ya dibantu. Harus ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengarahkan bantuan-bantuan teknis," ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan pemerintah bertekad membawa Indonesia menjadi negara industri dan negara modern yang mampu memberikan kehidupan layak bagi seluruh rakyat. 

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, dibutuhkan sumber pendanaan yang kuat guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan aparatur negara, serta pembangunan berbagai infrastruktur strategis.

"Dengan demikian, proyek semacam ini sangat penting. Saya sangat menghargai dimulainya proyek ini," pungkas Prabowo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya