Berita

Dialektika Demokrasi bertema Strategi Kebijakan Publik Dalam Mencegah Kebocoran Fiskal Negara di Gedung DPR RI, Kamis, 16 Juli 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Potensi Kehilangan Ribuan Triliun, DPR Dorong Audit Cegah Kebocoran Fiskal

KAMIS, 16 JULI 2026 | 15:42 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Potensi fiskal negara dinilai masih banyak yang belum tergarap optimal. Kebocoran dari sisi penerimaan, pengelolaan sumber daya alam, hingga belanja negara membuat APBN kehilangan daya dorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, penguatan pengawasan sejak awal dinilai penting agar kebocoran dapat dicegah sebelum berdampak pada keuangan negara.

Anggota Komisi XI DPR Harris Turino Kurniawan, mengatakan persoalan utama bukan terletak pada minimnya aturan, melainkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum.


“Kalau kita lihat instrumen hukum di Indonesia sudah komplit sekali sebenarnya dan mampu untuk mencegah ini. Persoalannya memang pada penegakan hukumnya dan dari sisi pengawasannya,” kata Harris dalam Dialektika Demokrasi bertema Strategi Kebijakan Publik Dalam Mencegah Kebocoran Fiskal Negara di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026. 

Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu mendorong agar audit dilakukan lebih preventif, bukan hanya setelah persoalan muncul. Ia mencontohkan temuan BPKP yang mencapai lebih dari 1.100 kasus berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

“Seharusnya ini bisa berperan lebih awal, bukan hanya post audit, tapi pre audit dalam hal monitoring, assurance, review, sehingga kebocoran-kebocoran bisa lebih awal dideteksi,” ujarnya.

Selain itu, Harris menyoroti masih besarnya ekonomi bawah tanah (underground economy), seperti peredaran rokok ilegal dan impor borongan, yang berpotensi mengurangi penerimaan negara.

Direktur Program dan Kebijakan Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah menambahkan, kebocoran fiskal tidak hanya terjadi dari sisi penerimaan, tetapi juga pengelolaan belanja negara.

“Potensi penerimaan yang tidak diterima itu mencapai ribuan triliun, akumulasi beberapa dekade. Kalau ini tidak dibereskan, kita akan terus mengalami kebocoran,” kata Piter.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam juga perlu dibenahi agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat. Selain regulasi, ia menilai penguatan budaya antikorupsi menjadi bagian penting dalam mencegah kebocoran fiskal.

“Kalau kita bicara tentang kebocoran dari sisi penerimaan ataupun pengeluaran, dua-duanya bicara tentang satu hal, yaitu korupsi,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya