Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Pesan Blok Masela Harus Menguntungkan Semua Pihak

KAMIS, 16 JULI 2026 | 15:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela harus dijalankan dengan prinsip saling menguntungkan. 

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan groundbreaking PSN LNG Abadi Masela secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurutnya, proyek energi bernilai investasi 20,9 miliar dolar AS itu tidak hanya harus memberikan manfaat besar bagi Indonesia, tetapi juga menghadirkan keuntungan bagi para investor yang telah menanamkan modalnya.


"Saya sebagai yang menerima mandat dari rakyat Indonesia, sekali lagi saya tegaskan, jalankan proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung," tegas Prabowo.

Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi harga diri dan kehormatan, Prabowo menegaskan Indonesia harus menjaga kepercayaan para mitra investasi agar kerja sama yang terjalin memberikan manfaat bagi semua pihak.

"Sekali lagi, sebagai bangsa yang punya harga diri dan kehormatan, kita malu kalau mitra kita tidak puas, kalau mitra kita rugi, kalau mitra kita tidak bahagia. Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita," ujarnya.

Dengan potensi produksi lebih dari 9 juta ton LNG, Prabowo meyakini Blok Masela akan memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan energi nasional sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan Indonesia pada masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama hampir 28 tahun berkontribusi mewujudkan proyek tersebut, termasuk INPEX dari Jepang, Petronas dari Malaysia, serta Pertamina sebagai perusahaan energi nasional.

"Kita harus semua bahu-membahu bekerja sehingga proyek ini sukses, proyek ini cepat berproduksi, dan cepat menghasilkan," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya