Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Bahlil: Enam Presiden Berlalu, Baru Era Prabowo Blok Masela Dieksekusi

KAMIS, 16 JULI 2026 | 14:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dimulainya Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela menandai dimulainya salah satu investasi energi terbesar yang pernah dilakukan Indonesia. 

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, setelah melewati enam periode kepemimpinan nasional, proyek tersebut baru memasuki tahap eksekusi pada era Presiden Prabowo Subianto.

"Pada hari ini tepat pada tanggal 16 Juli 2026 kita menandai babak baru proyek abadi Masela yang sudah dicanangkan 28 tahun lalu sudah 6 Presiden, Prabowo Subianto lah yang bisa eksekusi hari ini," kata Bahlil di acara groundbreaking PSN LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis, 15 Juli 2026.


Bahlil menambahkan, percepatan pelaksanaan proyek merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo agar seluruh proyek migas segera ditindaklanjuti tanpa penundaan.

"Atas bimbingan, arahan Pak Presiden (Prabowo) untuk segera mengeksekusi dan memberikan penugasan atas seluruh konsesi perizinan migas yang sudah selesai PoD tapi tidak dilaksanakan segera dilakukan instruksi cepat," tegasnya.

Groundbreaking Blok Masela menjadi momentum penting bagi pemerintah dalam mempercepat salah satu proyek migas terbesar di Tanah Air. 

Selama ini, proyek yang dioperatori Inpex Corporation melalui Inpex Masela Ltd tersebut berulang kali mengalami penundaan akibat berbagai kendala, mulai dari perubahan skema pengembangan, revisi rencana pembangunan, hingga pergantian mitra investasi.

Siang ini, Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking LNG Abadi Masela secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta.

Blok Masela dirancang memiliki kapasitas produksi 9,5 juta ton LNG per tahun, menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta memproduksi sekitar 35 ribu barel kondensat per hari. 

Selain diproyeksikan memberi kontribusi besar terhadap perekonomian nasional hingga 2055, proyek ini juga menjadi proyek LNG pertama di Indonesia yang mengintegrasikan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) sejak tahap pengembangannya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya