Berita

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin peresmian groundbreaking Blok Masela (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

KAMIS, 16 JULI 2026 | 13:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.  

Berdasarkan tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo yang mengenakan baju safari krem dan peci hitam mengikuti prosesi peresmian dari Ruang Kredensial Istana Merdeka. 

Kepala Negara didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung.


Sementara itu, prosesi groundbreaking di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, dipimpin Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. 

Turut hadir Menteri PPN/Kepala Bappenas Rahmat Pambudi, CEO INPEX Takayuki Ueda, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, serta Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman.

Proyek LNG Abadi Masela dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. bersama Pertamina dan Petronas dengan nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS. 

Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta menghasilkan kondensat sekitar 35.000 barel per hari guna menopang kebutuhan energi nasional. 

Setelah melalui proses pengembangan hampir tiga dekade sejak kontrak ditandatangani pada 1998, proyek ini akhirnya memasuki tahap konstruksi.

Hingga awal Juli 2026, progres Front End Engineering Design (FEED) telah mencapai 79,56 persen atau melampaui target. 

Pemerintah juga terus mempercepat penyelesaian berbagai perizinan strategis dan desain fasilitas utama agar Final Investment Decision (FID) dapat ditetapkan pada akhir tahun ini, sehingga proyek dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Selain diperkirakan berkontribusi sekitar 137,7 miliar dolar AS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga 2055 dan menciptakan sekitar 12.000 lapangan kerja langsung selama masa konstruksi, proyek ini juga menjadi proyek LNG pertama di Indonesia yang mengintegrasikan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) sejak tahap pengembangan sebagai bagian dari komitmen membangun sektor energi yang lebih berdaya saing dan ramah lingkungan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya