Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Sisa Dana IPO Masih Rp170 Miliar, Fore Pacu Ekspansi Outlet hingga Akhir Tahun

KAMIS, 16 JULI 2026 | 11:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp166,71 miliar hingga akhir semester I-2026. Perseroan masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp170,49 miliar yang akan digunakan sesuai rencana hingga akhir tahun.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada otoritas pasar modal yang dikutip di Jakarta, Kamis 16 Juli 2026, FORE menghimpun dana IPO sebesar Rp353,44 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi Rp16,24 miliar, perseroan mengantongi dana bersih Rp337,20 miliar.

Sekretaris Perusahaan FORE, Denny Ngadimin, mengatakan laporan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan mengenai penggunaan dana hasil penawaran umum.


“Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2025 tentang Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, dengan ini kami menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026,” tulis Denny. 

Sebagian besar dana IPO dialokasikan untuk ekspansi gerai. Dari anggaran Rp275 miliar, perseroan telah merealisasikan Rp155,71 miliar atau sekitar 56,6 persen hingga akhir Juni 2026.

FORE juga mengalokasikan Rp60 miliar sebagai tambahan modal bagi anak usaha, PT Cipta Favorit Indonesia (CFI), untuk mendukung ekspansi outlet. Hingga semester I-2026, realisasinya mencapai Rp11 miliar atau sekitar 18,3% dari alokasi. Sementara itu, dana untuk modal kerja sebesar Rp2,20 miliar masih belum digunakan.

Adapun sisa dana IPO ditempatkan pada rekening giro Bank Mandiri, terdiri atas Rp170,44 miliar dengan bunga 5 persen per tahun dan Rp50,86 juta dengan bunga 0,4 persen per tahun. Perseroan menegaskan seluruh sisa dana akan digunakan sesuai rencana dalam prospektus, dengan target penyelesaian pada akhir 2026.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya