Berita

Ray Rangkuti. (Foto: Dok. RMOL)

Politik

Persoalan Berulang, Bangsa Kita Belum Naik Kelas

KAMIS, 16 JULI 2026 | 09:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinamika yang mencuat dalam penanganan kasus mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menjadi pengingat penting bagi pemerintah untuk kembali menata disiplin antarinstitusi negara sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing.

Menurut pengamat politik Ray Rangkuti, perhatian publik terhadap penggeledahan rumah Febrie dan penyitaan aset dalam jumlah besar juga tidak bisa dilepaskan dari kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai kesulitan.

"Masyarakat kita sedang kesulitan sehingga ketika melihat bongkahan emas hasil penggeledahan yang dilakukan terhadap Jampidsus, dibayangkan itu bisa menolong ekonomi masyarakat," ujar Ray di kanal Youtube Hendri Satrio, Kamis, 16 Juli 2026.


Ia berpandangan, situasi yang berkembang saat ini terjadi karena lemahnya kedisiplinan dalam menjaga batas kewenangan antarinstansi negara.

Ray menilai peristiwa tersebut semestinya menjadi pelajaran untuk membenahi tata kelola kelembagaan negara. Menurutnya, setiap institusi harus kembali berfokus pada fungsi konstitusionalnya tanpa saling mencampuri kewenangan.

"Ini pelajaran kita. Sering kali kita menyebut ini sebagai pelajaran, tapi bangsa kita rasanya tidak pernah naik kelas. Di situ-situ saja," ujarnya.

Karena itu, Ray mendorong Presiden Prabowo Subianto mendisiplinkan kembali seluruh institusi negara agar bekerja sesuai bidang masing-masing.

"Waktunya kembali kita mendisiplinkan semua institusi negara. Yang bergerak di keamanan fokus di keamanan, yang di pertahanan fokus di pertahanan. Yang oposisi jangan nyebrang ketika kalah," pungkasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya