Berita

Kabel bawah laut. (Foto: Humas Telkom)

Nusantara

Telkom Gandeng Stakeholder Perkuat Pengamanan Kabel Bawah Laut

RABU, 15 JULI 2026 | 22:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kantor UPP Kelas I Molawe mengikuti kegiatan peningkatan pemahaman terkait peta koridor Kabel Laut Telkom.

Kegiatan tersebut digelar PT Telkom dan diikuti jajaran Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan serta perusahaan keagenan kapal. Agenda itu melibatkan pelaku operasional pelayaran di wilayah Kendari dan Molawe.

Kantor UPP Kelas I Molawe diwakili Kepala Seksi Kesyahbandaran, Capt. Sorindra menyebut kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kepedulian pelaku pelayaran terhadap keberadaan serta status koridor Kabel Laut Telkom.


“Peserta mendapatkan pembaruan informasi mengenai peta koridor kabel laut sebagai bagian dari upaya pengamanan infrastruktur telekomunikasi bawah laut,” kata Sorindra dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Lanjut dia, pemahaman terhadap lokasi kabel dinilai penting untuk meminimalkan risiko gangguan akibat aktivitas pelayaran maupun kegiatan operasional kapal.

Melalui kegiatan tersebut, koordinasi antara PT Telkom, otoritas pelabuhan, dan perusahaan keagenan kapal diharapkan semakin kuat.

Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan juga diperlukan untuk menjaga keamanan infrastruktur kabel laut di perairan Kendari dan Molawe.

Kegiatan ini diharapkan mampu menekan potensi terjadinya insiden dan gangguan berulang terhadap Kabel Laut Telkom di kedua wilayah tersebut.

Pengamanan kabel laut menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan infrastruktur telekomunikasi dan mendukung kelancaran layanan komunikasi masyarakat.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya