Berita

Anggota DPR Fraksi Nasdem, Yoyok Riyo Sudibyo. (Foto: Dok. Fraksi Nasdem)

Bisnis

UMKM Butuh Pendampingan Berkelanjutan agar Naik Kelas

RABU, 15 JULI 2026 | 20:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian UMKM memastikan program pemberdayaan benar-benar mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha di lapangan, bukan hanya tercermin dari capaian angka serapan anggaran. 

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Yoyok Riyo Sudibyo, dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian UMKM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Menurut Yoyok, keberhasilan program UMKM harus diukur dari perubahan nyata yang dirasakan pelaku usaha. Sebab kondisi ekonomi saat ini masih menjadi tantangan bagi banyak pelaku UMKM sehingga pemerintah perlu memastikan program yang dijalankan benar-benar berdampak.


"Dari serapan anggaran ini memang memacu UMKM untuk naik kelas. Tetapi Bapak harus memastikan naik kelas UMKM itu bukan hanya di angka-angka. Harus dipastikan di lapangan bahwa UMKM benar-benar naik kelas, karena kita tahu kondisi saat ini masih sulit," ujar Yoyok.

Yoyok juga meminta Kementerian UMKM mempercepat pelaksanaan program kewirausahaan pada semester kedua tahun 2026. Ia menyoroti realisasi program yang menurutnya masih perlu ditingkatkan agar mampu mendorong pertumbuhan UMKM secara lebih optimal.

Ia juga memberikan perhatian terhadap program SAPA UMKM yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan transparansi layanan kepada pelaku usaha. Menurutnya, program tersebut perlu segera diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.

"SAPA UMKM ini program yang luar biasa. Tolong dipercepat dan dibumikan. Banyak pelaku UMKM di desa yang belum semuanya memahami teknologi. Program ini harus benar-benar bisa diakses masyarakat karena yang dibutuhkan saat ini adalah transparansi," katanya.

Yoyok berharap keberhasilan aplikasi SAPA UMKM dapat menjadi contoh bagi kementerian dan lembaga lain dalam membangun pelayanan publik yang terbuka dan mudah diakses masyarakat.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa kebutuhan utama pelaku UMKM bukan hanya kemudahan memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR), tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan setelah pembiayaan diberikan.

"Harapan rakyat itu sederhana. Mereka membutuhkan kemudahan mengakses KUR, tetapi yang lebih penting adalah pendampingan yang berkelanjutan. Jangan hanya bertemu sekali, setelah itu ditinggalkan. Pendampingan inilah yang dibutuhkan agar UMKM benar-benar berkembang," tegas Yoyok.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya