Berita

Anggota Komisi IX DPR Muazzim Akbar. (Foto: Dokumentasi Fraksi PAN)

Politik

DPR Siap Pasang Badan Perjuangkan Mitra MBG Terdampak Moratorium

RABU, 15 JULI 2026 | 16:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Aspirasi para mitra Badan Gizi Nasional (BGN) yang terdampak kebijakan moratorium Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI.

“Insya Allah, apa yang disampaikan bapak-ibu pada hari ini akan kami diskusikan dalam RDP dengan BGN. Komisi IX akan memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan,” ujar Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Muazzim Akbar saat menerima para mitra MBG terdampak moratorium di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026. 

Ia menjelaskan, kebijakan moratorium perlu dilihat sebagai bagian dari upaya penataan pelaksanaan program, termasuk memastikan mekanisme dan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.


Meski demikian, program MBG tetap menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang terus berjalan. 

“Program Makan Bergizi Gratis wajib terus berjalan. Jadi tidak perlu khawatir karena anak-anak sudah kembali bersekolah dan program ini tetap menjadi perhatian pemerintah,” katanya.

Dalam RDPU tersebut, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah nasib mitra yang telah memenuhi persyaratan administrasi, termasuk memiliki ID resmi dan rekomendasi dari BGN, namun belum dapat menjalankan operasional akibat kebijakan moratorium.

“Kalau sudah mendapatkan ID, sudah mendapat rekomendasi, tentu akan kami perjuangkan. Tetapi kalau belum mendapatkan ID dari BGN lalu membangun sendiri, itu tentu menjadi tanggung jawab masing-masing dan akan sulit untuk diperjuangkan,” tegasnya.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya