Berita

Seminar "Jakarta Kota Pelabuhan" yang diselenggarakan Forum Masyarakat Kota Pelabuhan terkait HUT ke-499 Kota Jakarta di Tavia Ruma Batavi Hotel, Jakarta Utara. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Fauzi Bowo :

Jakarta Harus Kembali Jadi Kota Pelabuhan

RABU, 15 JULI 2026 | 13:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gagasan mengembalikan jati diri Jakarta sebagai Kota Pelabuhan mengemuka dalam seminar "Jakarta Kota Pelabuhan" yang diselenggarakan Forum Masyarakat Kota Pelabuhan terkait HUT ke-499 Kota Jakarta di Tavia Ruma Batavi Hotel, Jakarta Utara.

Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012 Fauzi Bowo menegaskan bahwa sejarah Jakarta tidak dapat dipisahkan dari keberadaan pelabuhan. Menurutnya, sejak era Sunda Kelapa hingga menjadi Jakarta modern, pelabuhan telah menjadi pusat perdagangan, ekonomi, dan peradaban yang membentuk karakter ibu kota.

"Pembangunan Jakarta sebagai  Global City harus tetap menjadikan sektor maritim sebagai fondasi utama pembangunan," kata Fauzi saat menjadi keynote speech seminar tersebut, dikutip Rabu 15 Juli 2026.


Fauzi mengulas kembali gagasan Jakarta Waterfront City yang pernah dikembangkannya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Konsep tersebut bertujuan mengubah kawasan pesisir Jakarta menjadi kawasan tepi laut yang modern, tertata, terintegrasi dengan pelabuhan, pusat bisnis, pariwisata bahari, ruang publik, dan kawasan budaya, sebagaimana diterapkan di berbagai kota pelabuhan dunia.

Menurut Fauzi, kawasan pesisir Jakarta bukanlah halaman belakang kota, melainkan beranda depan Indonesia yang harus dibangun secara terencana.

Selain itu, Fauzi menekankan pentingnya penataan wilayah Jakarta Utara melalui kebijakan tata ruang yang visioner, pengendalian banjir rob, revitalisasi kawasan bersejarah, pengembangan ekonomi pesisir, peningkatan kualitas lingkungan, serta penguatan fungsi Pelabuhan Tanjung Priok sebagai simpul logistik nasional.

Dalam paparannya, Fauzi juga membagikan pengalaman ketika mendorong pembaruan regulasi sektor perkeretaapian. Menurutnya, reformasi regulasi membuka jalan bagi pengembangan sistem transportasi massal modern di Jakarta.

"Ketika regulasi diperbarui, pembangunan dapat bergerak lebih cepat. Pembaruan kebijakan menjadi salah satu fondasi bagi berkembangnya MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan sistem transportasi publik yang semakin terintegrasi. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perubahan regulasi merupakan kunci untuk mendorong transformasi pembangunan," kata Fauzi.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Fauzi berpandangan bahwa Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran juga perlu dievaluasi dan disempurnakan agar mampu menjawab tantangan perkembangan industri pelayaran, kepelabuhanan, digitalisasi, logistik nasional, investasi maritim, serta peningkatan daya saing Indonesia sebagai negara kepulauan.

"Jakarta tidak boleh membelakangi laut. Masa depan Jakarta ada di laut, di pelabuhan, dan di sektor maritim. Karena itu, kebijakan dan regulasi juga harus mampu mengikuti perkembangan zaman," kata Fauzi yang mendapat apresiasi dari peserta seminar.

Sementàra Ketua Pelaksana, M. Ichwan Ridwan menegaskan bahwa Jakarta tidak boleh kehilangan identitas sejarahnya sebagai kota yang lahir dan berkembang dari pelabuhan.

Seminar yang dipandu oleh Ketua Umum PP SP TKBM Indonesia sekaligus Presidium Nasional Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia Subhan Hadil.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya