Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BEI Perbarui Metodologi HSC, Saham Rp10 Triliun Kena Kriteria Baru

RABU, 15 JULI 2026 | 08:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat reformasi transparansi pasar modal dengan menyempurnakan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (HSC). 

Perubahan utama dalam kebijakan ini adalah penambahan kriteria baru berupa price impact ratio yang ditujukan khusus bagi saham berkapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. 

Kriteria ini diterapkan untuk mengukur sensitivitas perubahan harga saham terhadap tingkat aktivitas perdagangannya (velocity), yakni perbandingan rata-rata volume transaksi dengan jumlah saham beredar di publik (free float). 


Dalam informasi yang dikutip redaksi dari laman resmi BEI, Rabu 15 Juli 2026, disebutkan bahwa penghitungan kriteria baru tersebut akan dievaluasi secara berkala setiap kuartal demi menjaga perdagangan efek tetap teratur, wajar, dan efisien.

Dampak dari penerapan metodologi baru ini membuat sebanyak 37 saham baru masuk ke dalam daftar HSC, sehingga total saham yang tergolong dalam kategori kepemilikan terkonsentrasi tinggi kini membengkak menjadi 51 saham. 

BEI menekankan pentingnya konsistensi dan efektivitas kebijakan ini sebagai acuan bagi investor dalam memahami karakteristik serta risiko perdagangan saham di bursa. Langkah berkelanjutan ini diharapkan dapat semakin menegaskan komitmen otoritas bursa dalam meningkatkan kredibilitas, transparansi, serta daya saing pasar modal Indonesia di mata pelaku pasar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya