Berita

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

B50 Era Prabowo Jalan Menuju Kedaulatan Energi

RABU, 15 JULI 2026 | 05:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 oleh Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar kebijakan energi nasional, tetapi sebuah langkah strategis yang dapat mengubah posisi Indonesia dalam percaturan geopolitik global. 

Program yang diresmikan di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, pekan lalu, menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori Biodiesel B50 secara nasional.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai kebijakan tersebut memiliki dimensi yang jauh lebih luas dibanding sekadar kebijakan ekonomi.


“B50 menunjukkan Presiden Prabowo sedang membangun kemandirian energi Indonesia. Dalam perspektif intelijen strategis, negara yang mampu mengendalikan pasokan energinya akan memiliki daya tahan nasional yang jauh lebih kuat menghadapi tekanan eksternal,” ujar Amir, dikutip Rabu 15 Juli 2026.

Menurutnya, energi merupakan salah satu instrumen utama dalam perebutan pengaruh antarnegara pada abad ke-21.

Amir menjelaskan, sejak pecahnya berbagai konflik internasional, mulai dari perang Rusia-Ukraina hingga ketegangan di Timur Tengah, dunia semakin menyadari bahwa energi bukan hanya komoditas ekonomi melainkan instrumen geopolitik.

Negara-negara yang sangat bergantung pada impor minyak dan gas menjadi lebih rentan terhadap fluktuasi harga, embargo, maupun tekanan politik dari negara pemasok.

“Indonesia sedang mengurangi salah satu titik kerawanannya. Ketika ketergantungan impor solar ditekan melalui biodiesel berbasis sawit domestik, maka ruang intervensi dari luar otomatis ikut mengecil,” kata Amir.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya