Berita

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi murid baru. (Foto: Istimewa)

Politik

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Pendidikan Harus Menjangkau Semua Anak Bangsa

SELASA, 14 JULI 2026 | 09:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tahun ajaran baru 2026/2027 resmi dimulai ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi murid baru di sekolah negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

Anggota DPR RI Meity Rahmatia turut menyampaikan selamat bagi seluruh anak-anak Indonesia yang mulai bersekolah. Termasuk kepada para orang tua yang mengantarkan anak-anaknya ke pintu gerbang sekolah dengan haru dan bahagia di hari pertama. 

“Selamat kepada seluruh anak-anak kita, generasi pelanjut yang hari ini menapaki dunia barunya, yaitu dunia sekolah. Juga kepada para orang tua, yang sejauh ini sukses mengantarkan anak-anak mereka masuk ke dunia pendidikan dasar, menengah pertama, dan atas,” ungkapnya, Selasa, 14 Juli 2026.


Meity menaruh harapan besar agar dunia pendidikan semakin maju, dapat diakses seluruh anak bangsa, adil bagi semua, dan menjunjung tinggi hak asasi setiap anak didik.

Menurutnya, upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dalam beberapa tahun ini patut diapresiasi. Namun itu tidak cukup bila akses pendidikan dasar dan menengah belum menyentuh seluruh anak bangsa dari semua kalangan. 

“Semoga di momen ini, harapan itu akan terwujud,” imbuhnya.
 
Per 1 April 2026, jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Indonesia mencapai 3.966.858 anak. Rinciannya, 1.913.633 anak belum pernah bersekolah, 986.755 anak putus sekolah, dan 1.066.470 anak lulus tetapi tidak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) juga mencatat sekitar 76 persen anak tidak bersekolah disebabkan oleh faktor ekonomi.

“Angka yang sangat besar. Kita semua berharap, pertengahan hingga akhir 2026 data tersebut berkurang. Apalagi dengan hadirnya Program Indonesia Pintar dan visi Bapak Presiden Prabowo yang mulai mewujudkan hadirnya sekolah rakyat,” jelasnya.

Meity juga menekankan kembali tentang pendidikan yang berperspektif HAM. Menurutnya, dengan pengintegrasian perspektif HAM ke dalam kurikulum dan budaya sekolah, maka nilai-nilai kebangsaan seperti toleransi, kesetaraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia yang sejalan dengan prinsip ajaran agama bisa ditanamkan sejak dini.

“Pendidikan berperspektif HAM termasuk pembangunan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman. Tidak hanya dari aspek infrastruktur atau fasilitas, tapi juga dari aspek sosialnya. Zero intimidasi, kekerasan, bullying, pelecehan, penyalahgunaan wewenang, dan lain sebagainya yang bisa menghambat daya nalar atau analisis, kreativitas, daya kritik, dan kemandirian siswa,” pungkasnya.




Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya