Berita

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bersama Kepala OIKN Basuki Hadimuljono. (Foto: Parlementaria)

Politik

IKN Didorong jadi Destinasi Wisata dan Pusat MICE Dunia

MINGGU, 12 JULI 2026 | 04:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menilai Ibu Kota Nusantara (IKN) memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata sekaligus pusat penyelenggaraan kegiatan Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE). 

Menurutnya, daya tarik IKN bahkan sudah mulai terbentuk sebelum seluruh fungsi pemerintahan berpindah secara penuh.
 
Hal itu disampaikan Rahayu Saraswati saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat, 10 Juli 2026.


“Kebetulan karena Komisi VII juga bermitra dengan Kementerian Pariwisata, bahkan sebelum IKN ini berfungsi secara penuh, saya rasa sudah banyak yang ingin sekali mengunjungi. Jadi sebelum eksekutif, legislatif, dan yudikatif berfungsi penuh, ada kesempatan untuk membuka kawasan ini terlebih dahulu bagi pengunjung. Dengan begitu, UMKM juga bisa mulai menata dan mempersiapkan usahanya,” ujar Rahayu Saraswati dikutip Sabtu malam, 11 Juli 2026.
 
Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut meyakini keberadaan IKN akan menjadi daya tarik baru bagi Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan dan Samarinda. Menurutnya, infrastruktur yang terus dibangun, seperti akses jalan tol yang memadai, akan semakin meningkatkan minat masyarakat, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk berkunjung ke IKN.
 
“Ini akan menjadi daya tarik untuk Kalimantan Timur, Balikpapan, dan Samarinda. Tadi kami juga sudah mencoba jalan tolnya, sangat lancar, mulus, dan luas sekali. Mudah-mudahan ini bisa menambah animo bukan hanya wisatawan lokal, tetapi juga internasional untuk melihat ibu kota negara baru yang sangat futuristik,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut, Rahayu Saraswati menilai konsep pembangunan IKN yang memadukan arsitektur modern dengan identitas Indonesia menjadi salah satu kekuatan utama kawasan tersebut. Ke depan, keberadaan hotel, penyelenggaraan kegiatan MICE, serta pengembangan kawasan konservasi satwa endemik diyakini akan semakin memperkaya daya tarik IKN.
 
“Bukan hanya untuk pengunjung dalam konteks politik, tetapi juga melalui kegiatan MICE seperti meetings, conferences, dan forum-forum. Saya juga mendengar akan ada kawasan konservasi satwa endemik. Ini menjadi terobosan yang luar biasa sehingga orang datang ke sini bukan hanya untuk urusan politik, tetapi juga untuk pariwisata,” jelasnya. 
 
Di akhir wawancara, Rahayu Saraswati mengajak masyarakat untuk bersabar menantikan rampungnya pembangunan IKN. Ia optimistis Nusantara akan menjadi kebanggaan bangsa karena menghadirkan wajah baru Indonesia yang modern sekaligus tetap merepresentasikan identitas nasional.
 
“Sabar, karena tentunya masih dalam rangka pembangunan. Nantikan, karena ini sangat luar biasa dan tidak seperti kota-kota di Indonesia yang lainnya, tetapi sangat merepresentasikan Indonesia. Saya rasa semua akan bangga bahwa Indonesia punya IKN seperti ini,” tutupnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya