Berita

Salah satu bendungan yang baru diresmikan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok Kementerian PU)

Bisnis

Menteri PU Pastikan Jaringan Irigasi Lima Bendungan Tuntas untuk Swasembada Pangan

SABTU, 11 JULI 2026 | 11:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pembangunan jaringan irigasi pada lima bendungan yang baru diresmikan Presiden Prabowo Subianto akan terus dioptimalkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan petani. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung program swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas lahan pertanian.

Lima bendungan yang diresmikan di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026 antara lain Bendungan Rukoh dan Keureuto di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, Bendungan Sidan di Bali, serta Bendungan Meninting di NTB. 


Seluruhnya dibangun pada periode 2015-2025 sebagai bagian dari penguatan ketahanan air dan pangan nasional.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan bendungan tidak berhenti setelah konstruksi selesai. Pemerintah akan memastikan jaringan irigasi terus dibangun agar air dari bendungan dapat mengalir hingga ke sawah.

"Dalam mendukung ketahanan pangan, lima bendungan ini memberikan manfaat layanan irigasi seluas kurang lebih 39.540 hektare yang ditunjang oleh total jaringan irigasi sepanjang 279,98 kilometer," kata Dody dalam keterangannya dikutip Sabtu, 11 Juli 2026.

Saat ini, jaringan irigasi yang telah beroperasi melayani sekitar 15.241 hektare lahan pertanian. Secara bertahap, pemerintah akan membangun jaringan irigasi tambahan untuk melayani 24.299 hektare lahan, sehingga total potensi layanan irigasi mencapai 39.540 hektare.

Menurut Dody, Kementerian PU mendapat arahan untuk memastikan setiap bendungan berfungsi optimal, tidak hanya sebagai infrastruktur penyimpanan air, tetapi juga sebagai penopang swasembada pangan dan penyedia air bersih bagi masyarakat.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menyebut pembangunan lima bendungan tersebut merupakan investasi negara senilai sekitar Rp9,79 triliun yang diproyeksikan mampu meningkatkan produksi pangan nasional.

"Lima bendungan yang kita resmikan hari ini adalah investasi negara dengan nilai sekitar Rp9,79 triliun. Menteri Pertanian melaporkan kepada saya bahwa dengan teknologi dan benih terbaik, lima bendungan ini akan mampu menghasilkan sekitar satu juta ton beras," ujar Prabowo.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya