Berita

Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Menteng Atas, Jakarta Selatan. (Foto: Dinas LH DKI)

Nusantara

TPS 3R Menteng Atas Kurangi Beban TPST Bantargebang

SABTU, 11 JULI 2026 | 04:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Menteng Atas, Jakarta Selatan, dapat mengolah sekitar 32 ton sampah setiap hari sebagai bagian dari upaya mengurangi residu yang dikirim ke TPST Bantargebang.

Dalam waktu pengolahan efektif selama 7 jam 19 menit, sebanyak 20 hingga 30 persen sampah yang masuk dapat diproses menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif. Operasional fasilitas tersebut didukung 10 personel yang menangani penerimaan, pemilahan, hingga pengolahan sampah.

Kepala Seksi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Kamil Salim mengatakan, jumlah RDF yang dihasilkan bergantung pada komposisi dan kualitas sampah yang diterima.


“Setiap hari, sekitar 32 ton sampah dapat diolah dalam waktu efektif selama 7 jam 19 menit," kata Kamil, dikutip Sabtu 11 Juli 2026.

Menurutnya, pengolahan sampah di tingkat kawasan penting agar sampah tidak hanya dikumpulkan dan diangkut, tetapi juga dapat dimanfaatkan kembali. Langkah tersebut sekaligus membantu menekan jumlah residu yang berakhir di TPST Bantargebang.

Efektivitas pengolahan sangat dipengaruhi oleh pemilahan sejak dari sumber, baik di rumah tangga, perkantoran, maupun tempat usaha. Sampah yang telah terpilah lebih mudah diproses dan dapat menghasilkan RDF dengan kualitas yang lebih baik.

“Langkah ini membuat pengolahan lebih efisien, meningkatkan kualitas RDF, dan mengurangi beban Bantargebang,” kata Kamil.

Untuk mendukung proses tersebut, TPS 3R Menteng Atas menggunakan mesin La MACCA yang dikembangkan PT Mario Mikron Metalindo. Dalam pelaksanaan uji coba mesin, pengoperasian didukung tenaga dari PT Mitra Kurnia Indah (MKI), perusahaan penyedia layanan pengelolaan sampah, serta didampingi dan dikawal teknisi PT Mario Mikron Metalindo guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman, optimal, dan sesuai dengan prosedur teknis.

Direktur Utama PT Mario Mikron Metalindo, Jusman Sikki mengatakan, teknologi karya anak bangsa tersebut dirancang untuk mengolah sampah organik dan anorganik secara lebih efektif. 

"Teknologi tersebut mudah-mudahan bisa dimanfaatkan lebih luas oleh pemerintah daerah sehingga sampah dapat diolah menjadi sumber energi alternatif yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi," kata Jusman.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya