Berita

Diskusi Publik bertajuk “Remiliterisasi: Ancaman Bagi Demokrasi dan Negara Hukum” di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat 10 Juli 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Proses Hukum Harus Adil dan Bebas Intervensi

JUMAT, 10 JULI 2026 | 22:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dalam perspektif negara hukum, setiap proses penegakan hukum harus berlandaskan prinsip due process of law.

"Yaitu proses hukum yang independen, adil, dan bebas dari intervensi politik maupun kekuasaan," ujar Ketua Badan Pengurus Centra Initiative, Al Araf dalam Diskusi Publik bertajuk “Remiliterisasi: Ancaman Bagi Demokrasi dan Negara Hukum” di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat 10 Juli 2026.

Namun, dikatakan Al Araf, prinsip tersebut belum tercermin dalam sistem peradilan militer di Indonesia. Hingga kini, peradilan militer masih menjadi mekanisme yang melanggengkan impunitas bagi anggota TNI yang melakukan tindak pidana umum. 


Menurutnya, belum direvisinya Undang-Undang Peradilan Militer, ditambah dengan pengaturan dalam Pasal 74 UU 3/2025 tentang TNI, semakin memperkuat hambatan bagi terwujudnya kesetaraan dihadapan hukum. 

Padahal, sambungnya, prinsip equality before the law mengharuskan setiap warga negara diperlakukan sama tanpa pengecualian.

"Karena itu, setiap anggota militer yang melakukan tindak pidana umum harus diperiksa, diadili, dan diputus melalui peradilan umum, bukan melalui peradilan militer," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya