Berita

Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa. (Foto: Dokumentasi PBNU)

Nusantara

Giliran Jakarta jadi Tuan Rumah Bedah Kitab Karya KH Zulfa Mustofa

JUMAT, 10 JULI 2026 | 00:10 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Tradisi menulis kitab di kalangan ulama dinilai perlu terus dihidupkan agar estafet keilmuan Islam tidak terputus.

Gagasan itu akan menjadi pembahasan utama dalam peluncuran dan bedah kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa karya Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa yang akan digelar di Jakarta pada Jumat, 10 Juli 2026.

Menurut KH Zulfa, kemajuan peradaban Islam sejak masa awal hingga berkembang di Nusantara tidak hanya ditopang oleh lahirnya ulama yang alim dan berakhlak, tetapi juga oleh karya-karya keilmuan yang mereka tinggalkan.


"Tradisi ulama adalah tradisi ilmu. Dan tradisi ilmu tidak akan kokoh tanpa tradisi menulis. Karena itulah para ulama terdahulu tidak hanya mendidik murid, tetapi juga meninggalkan kitab sebagai warisan intelektual bagi umat," ujar KH Zulfa.

Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa membahas Ushul Fiqh sebagai metodologi dalam memahami, menggali, dan menetapkan hukum Islam. KH Zulfa menilai penguasaan Ushul Fiqh penting agar fatwa yang lahir bukan sekadar menyalin pandangan dari luar.

"Kalau hanya sekadar copy-paste, belum tentu sesuai dengan realitas yang dihadapi masyarakat kita," tegasnya.

Sebelum digelar di Jakarta, bedah kitab tersebut telah berlangsung di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan, Jombang pada 19 Juni 2026. 

KH Zulfa berharap tradisi membaca kitab terus berjalan beriringan dengan tradisi menulis sehingga lahir lebih banyak karya keilmuan yang dapat menjadi rujukan bagi generasi mendatang.

Peluncuran dan bedah kitab akan berlangsung di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 19.00 WIB. 

Sejumlah ulama dijadwalkan hadir sebagai narasumber, yakni KH Said Aqil, KH Afifuddin Muhajir, Dr KH Abdul Ghofur Maimun, KH M Faiz Syukron Makmun, dan Gus Kautsar Nurul Huda Jazuli. Acara akan dipandu Gus Miftah sebagai moderator.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya