Berita

Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Sustainability Ketenagalistrikan untuk Ketahanan Energi Indonesia" di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu 8 Juli 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Menuju Kemandirian Energi, Transisi ke Nuklir adalah Keniscayaan

RABU, 08 JULI 2026 | 22:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah harus segera merealisasikan transisi energi yang berkelanjutan dan adil guna mengatasi kerentanan sistem ketenagalistrikan nasional. 

Penguatan infrastruktur energi baru, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), dinilai menjadi langkah krusial untuk menjamin ketahanan energi di tengah ancaman krisis global dan ketidakstabilan pasokan domestik.

Presiden Mahasiswa Universitas Paramadina periode 2025/2026, Hudan Lil Muttaqien, menyatakan bahwa ketahanan energi bukan sekadar soal pemenuhan kuantitas listrik, melainkan juga masalah keberlanjutan, keterjangkauan, dan keadilan iklim. 


Paparan itu disampaikan Hudan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Sustainability Ketenagalistrikan untuk Ketahanan Energi Indonesia" di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu 8 Juli 2026.

"Transisi energi merupakan sebuah keniscayaan yang harus dipersiapkan secara matang. Indonesia memiliki potensi besar, namun keberhasilannya memerlukan kebijakan yang konsisten, investasi yang memadai, penguatan infrastruktur, serta partisipasi aktif masyarakat," kata Hudan.

Persoalan mendesak yang disorot dalam diskusi tersebut adalah dampak kebijakan pembatasan produksi batu bara melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang memicu fenomena pemadaman listrik berkala.

Ketua KNPI Muhammad Natsir menilai kebijakan pemangkasan tersebut tidak didasari alasan konkret sehingga merugikan masyarakat luas dan pelaku usaha kecil.

Natsir mencontohkan kasus pemadaman di wilayah Depok yang berdampak langsung pada peternak ayam yang mengalami kerugian besar akibat ketergantungan tinggi pada stabilitas listrik, 

"Kebijakan pembantu Presiden di sektor energi harus dievaluasi secara menyeluruh karena dampaknya terhadap publik sangat nyata dan tidak sejalan dengan visi hilirisasi untuk kepentingan rakyat," tuturnya.

Saat ini, berjalannya pengembangan proyek percontohan di Bangka Belitung dan Kalimantan Barat diharapkan menjadi piloting untuk PLN mengukur pengelolaan PLTN agar kedepannya secara bertahap dapat menjadi fondasi bagi pencapaian target porsi nuklir sebesar 12 persen dalam bauran energi nasional pada tahun 2060.

Namun, langkah menuju industrialisasi nuklir tersebut menghadapi tantangan struktural yang berat. Dosen Universitas Paramadina Dr. Herdi Sahrasad mengingatkan bahwa kondisi fiskal negara saat ini sedang terbebani utang yang besar serta persoalan tata kelola kabinet yang belum sepenuhnya profesional.

Herdi menekankan pentingnya penguatan kapasitas fiskal dan penegakan hukum terhadap praktik oligarki di sektor sumber daya alam agar transisi energi tidak sekadar menjadi wacana.

"Saya menyarankan agar pemerintah menetapkan skala prioritas yang ketat dalam belanja nasional guna memastikan program ketahanan energi dapat berjalan secara efektif di tengah keterbatasan modal," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya